JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan tren penguatan yang cukup signifikan pada perdagangan akhir pekan. Pada perdagangan Jumat (20/2/2026), harga si kuning terpantau melonjak sebesar Rp28.000 per gram.
Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Brankas Antam per pukul 08.17 WIB, harga emas fisik hari ini berada di level Rp2.944.000 per gram. Angka ini naik dari posisi sebelumnya pada hari Kamis yang sempat berada di level Rp2.916.000 per gram.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Kenaikan harga sebesar Rp28.000 ini berlaku merata, baik untuk produk emas fisik maupun layanan investasi digital BRANKAS. Berikut rincian harga selengkapnya:
- Emas Fisik: Rp2.944.000 per gram (naik Rp28.000)
- Emas BRANKAS: Rp2.886.120 per gram (naik Rp28.000)
Sebelumnya, harga emas pada layanan BRANKAS tercatat berada di posisi Rp2.858.120 per gram sebelum mengalami pembaruan pagi ini.
Analisis Pergerakan Pasar
Penguatan hari ini menandai tren positif selama dua hari berturut-turut setelah emas sempat mengalami tekanan di pertengahan pekan. Sepanjang bulan Februari 2026, volatilitas harga emas memang sangat tinggi, di mana harga beberapa kali anjlok hingga ratusan ribu rupiah, namun segera mencoba rebound kembali ke area Rp2,9 juta hingga Rp3 juta.
Analis menilai kenaikan ini dipengaruhi oleh dinamika pasar global dan peningkatan permintaan aset safe haven menjelang periode Ramadan. Meskipun mulai merangkak naik, harga saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi akhir Januari lalu yang sempat menembus Rp3,16 juta per gram.
Saran bagi Investor
Kenaikan sebesar Rp28.000 ini dipandang sebagai sinyal pemulihan harga yang cukup kuat. Bagi investor jangka panjang, fluktuasi ini merupakan hal yang wajar. Strategi mencicil beli saat harga terkoreksi tetap dianggap paling efektif untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian harga harian.
Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan harga secara berkala melalui saluran resmi aplikasi Brankas Antam guna mendapatkan data transaksi yang paling akurat secara real time.*
Editor : Krisna Widi Aria











