CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dalam rangka kesiapan pengamanan arus mudik lebaran, Polda Banten melaksanakan pengecekan Pos Pengamanan di Wilayah Hukum Polres Cilegon pada Rabu 11 Maret 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, GM Pelabuhan Merak Umar Imran Batubara, GM Pelabuhan Pelindo Ciwandan Benny Ariady, serta Pejabat Utama Polda Banten.
Kapolda mengatakan, pihaknya melaksanakan pengecekan pos penyekatan di Cilegon Timur untuk memeriksa kesiapan pelaksanaan setelah diberlakukannya Surat Keputusan Bersama pada tanggal 13 Maret 2026.
“Nantinya, penyekatan akan dialihkan di Cilegon Timur. Mulai pukul 15.00 WIB, kendaraan golongan 5B dan 6B akan diarahkan oleh petugas menuju Pelabuhan Ciwandan,” katanya.
Sedangkan kendaraan sumbu tiga atau golongan 7, 8, dan 9 sambung Kapolda akan diarahkan menuju Pelabuhan BBJ.
“Untuk di Pelabuhan Merak untuk pejalan kaki, mobil pribadi maupun bus,” tuturnya.
Kapolda menjelaskan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti 6 pos terpadu, 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, 2 pos SAR, serta pos kesehatan dan lokasi tempat ibadah.
Ia menambahkan, bahwa di Pelabuhan Pelindo Ciwandan telah disediakan 12 lajur untuk kendaraan roda dua, dengan kapasitas masing-masing lajur sebanyak 400 kendaraan.
“Total kapasitas mencapai sekitar 4.800 hingga 5.000 kendaraan roda dua. Untuk kendaraan golongan 5B dan 6B, kapasitasnya sekitar 400 hingga 500 kendaraan. Sehingga ketika kapal sandar dan pintu dibuka, kendaraan sudah siap masuk karena tiketnya telah diambil sebelumnya,” ungkapnya.
“Nantinya, fasilitas juga akan dilengkapi oleh ASDP berupa tenda untuk loket ticketing dengan sistem tap elektronik, area UMKM, toilet portabel,” sambungnya.
Kapolda mengimbau kepada para pemudik agar mematikan mesin kendaraan saat menunggu kapal, demi kenyamanan dan kesehatan bersama.
“Kami mengimbau para pemudik roda dua agar tetap berada di tenda sambil menunggu giliran naik ke kapal. Selain itu, mesin kendaraan sebaiknya dimatikan sementara waktu guna menghindari paparan gas CO₂ yang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan,” tuturnya.
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











