CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon berencana melakukan pengadaan puluhan armada pengangkut sampah guna mendukung operasional program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) regional di TPAS Cilowong, Kota Serang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengatakan kebutuhan awal armada untuk mendukung pengiriman sampah mencapai sekitar 64 unit dump truk.
“Dari perhitungan awal, kebutuhan kita sekitar 64 kendaraan jenis dump truk untuk mendukung pengangkutan sampah ke PSEL,” kata Sabri, Jumat 27 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pengadaan armada tersebut akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan target proyek PSEL yang ditarget rampung pada akhir tahun 2028.
“Untuk pengadaan, DLH akan mengajukan permohonan di 2027 sampai 2028. Armada akan kita cicil pengadaannya,” ujarnya.
Sabri menambahkan, dalam skema PSEL, pemerintah daerah tidak dibebani pembangunan infrastruktur, namun wajib menyiapkan armada dan biaya operasional pengangkutan sampah.
Dalam pembagian kuota, Kota Cilegon mendapat jatah pengiriman sekitar 300 ton sampah per hari, sementara Kabupaten Serang 500 ton dan sisanya dari Kota Serang.
Meski demikian, ia menegaskan pengelolaan sampah di dalam kota tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Cilegon. Terlebih, timbulan sampah diperkirakan terus meningkat setiap tahun.
“Perkiraan kenaikan sekitar 30 ton per tahun. Kalau nanti 2029 timbulan mencapai 400 ton, sementara yang dibawa ke Cilowong 300 ton, masih ada sekitar 100 ton yang harus kita kelola sendiri,” pungkasnya.
Editor Daru











