CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Warga menemukan tumpukan material yang diduga merupakan limbah kapur di sekitar kolam belakang Masjid Cilegon Park, Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Mereka pun mengeluhkan material berwarna putih tersebut karena menimbulkan bau saat hujan serta menyebabkan mata perih.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banten, material berwarna putih itu ditumpuk di sekitar kolam yang berada di belakang kawasan Perumahan Cilegon Park. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, aroma tidak sedap kerap tercium di lingkungan perumahan. Namun, ia belum dapat memastikan sumber bau tersebut. “Kalau di tempat kita sih kadang bau kadang enggak, tapi belum tahu ya baunya sumbernya dari mana,” ujarnya.
Warga lainnya menyebut material tersebut merupakan limbah kapur yang diduga beberapa kali diangkut menggunakan truk dari sebuah perusahaan. Menurutnya, material itu mengeluarkan bau saat hujan turun. Selain itu, debu dari material tersebut juga disebut dapat menyebabkan mata terasa perih apabila terkena secara langsung.
“Iya, itu beberapa kali diangkut sama truk, biasanya siang-siang ngangkutnya. Kalau kena mata perih itu,” terangnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pengawasan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Andhi Rana, memastikan material yang berada di lokasi tersebut merupakan kapur. “Itu bukan blotong, itu kapur. Saya enggak tahu kapurnya dari mana,” kata Andhi saat dikonfirmasi.
Andhi mengatakan, dari informasi yang diterimanya, pada karung material tersebut terdapat tulisan perlite. Namun, pihaknya belum dapat memastikan asal-usul material itu hanya berdasarkan pengamatan visual. “Kalau itu kan ada tulisannya perlite,” ucapnya.
Editor : Rostinah






