SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 1.204 calon haji asal Kabupaten Serang akan diberangkatkan pada tahun ini. Proses pemberangkatan akan dibagi dalam empat kloter pemberangkatan, terdiri dari, tiga kloter penuh dan satu kloter gabungan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Serang, Abdul Hakim, mengatakan bahwa pada musim haji tahun ini sebenarnya ada 1.210 jemaah yang akan diberangkatkan. Namun, berkurang karena ada lima orang yang meninggal dunia dan satu orang yang gagal berangkat.
“Sehingga jumlah yang akan berangkat 1.204 orang calon jemaah,” katanya kepada Radar Banten saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu, 1 April 2026.
Ia mengungkapkan, ada sebanyak empat kloter pemberangkatan untuk jemaah haji Kabupaten Serang. Terdiri dari tiga kloter penuh dan satu kloter gabungan dengan Kabupaten Pandeglang. Untuk kloter pertama, pemberangkatan akan dilaksanakan pada tanggal 23 April dengan jumlah 393 orang. Kemudian kloter kedua 27 April dengan 393 jemaah termasuk petugas.
“Kemudian kloter ketiga tanggal 11 Mei dengan 393 orang calon jemaah, dan satu lagi kloter gabungan dengan Pandeglang tanggal 17 Mei,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah persiapan yang telah dilakukan, mulai dari pengumpulan paspor calon jemaah maupun pembuatan visa semuanya sudah rampung. “Insyaallah tidak ada lagi jemaah yang tertunda gara-gara visa. Alhamdulillah visanya sudah selesai dan sudah off kemarin di tanggal 1 Syawal,” tuturnya.
Sementara itu, untuk lima orang calon jemaah haji yang meninggal sedang diproses pelimpahan ke keluarganya. Dari lima orang satu sudah selesai tinggal menunggu pembuatan visa dibuka kembali. Apabila sudah dibuka maka bisa berangkat, namun apabila tidak dibuka maka tidak bisa berangkat dan akan berangkat tahun depan.
Nantinya, para calon jemaah haji akan melakukan tes kebugaran di tiap tiap puskesmas. Diantaranya pada di hari ini sudah ada yang melakukan tes di Puskesmas Pematang dan Puskesmas Kragilan.
“Terus nanti di hari Minggu juga ada di Tirtayasa untuk tes kebugaran. Jadi jamaah sekarang itu harus dites kebugaran, dan alhamdulillah ini ada bantuan dari UPI. Ada salah satu mahasiswa UPI yang sedang nyusun apa disertasi, kebetulan disertasinya itu tenang kebugaran kesehatan haji,” katanya.
Selain itu, ada juga pemberian materi dari mahasiswa UPI yang tengah menyusun disertasi. Ia akan memberikan materi tentang bagaimana menjaga kebugaran dalam melaksanakan ibadah haji di tanggal 5 sampai 12 April berkeliling ke beberapa KBIH.
Saat ini, para calon jemaah haji juga masih menunggu pembagian koper, yang rencananya akan dibagikan pada 5 April. Kemudian setelah tiba, koper akan langsung didistribusikan kepada calon jemaah kloter pertama Kabupaten Serang.
“Termasuk buku manasik juga sudah didistribusikan. Kemudian perlengkapan batik jemaah sudah didistribusikan karena itu urusannya dengan bank penerima setoran ada BSI, Bank Muamalat dan lainnya,” ucapnya.
Nantinya, calon jemaah haji akan diberangkatkan dari Pendopo Bupati Serang menuju asrama haji di Tangerang. Pemberangkatan tersebut menjadi tanggung jawab Pemda, mulai dari pembiayaannya maupun operasional dan yang lainnya.
“Jadi kami tidak mengelola keuangan dan itu sudah tanggung jawab pemda. Jadi memang pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji dari asrama ke kabupaten atau misalkan kabupaten ke asrama itu tanggung jawabnya Pemda,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











