LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Warga Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak mengeluhkan kondisi Jalan Aweh–Leuwidamar yang rusak parah. Jalan yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata adat Baduy tersebut rusak sejak akhir tahun 2025 dan belum ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak.
“Ya kondisi jalan berlubang dan bergelombang sudah terjadi cukup lama. Namun hingga kini belum mendapatkan penanganan maksimal dari pemerintah. Padahal, jalan tersebut hanya berjarak ratusan meter dari kantor Bupati Lebak,” kata Dudi Firansyah warga Dexa Aweh, Kalanfanyar
“Kalau hujan, jalan jadi licin dan lubang tertutup air, jadi rawan kecelakaan. Sudah banyak pengendara yang jatuh,” ujar Dudi Firmansyah, Rabu 1 April 2026
Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi barang menjadi terhambat dan waktu tempuh perjalanan semakin lama. Bahkan, beberapa waktu lalu, kendaraan dari luar daerah patah as, sehingga membuat citra Lebak di masyarakat luar cukup buruk.
“Biasanya cepat, sekarang jadi lebih lama. Ongkos juga bertambah karena kendaraan cepat rusak,” keluhnya.
Warga berharap, Dinas PUPR Lebak segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam agar kondisi jalan kembali layak dilalui. Jangan sampai, jalan tersebut tambah parah.
Menurutnya, Jalan Aweh–Leuwidamar memiliki peran penting sebagai jalur mobilitas warga, termasuk untuk kegiatan pendidikan, perdagangan, wisata, dan pelayanan kesehatan.
“Kami minta segera diperbaiki. Ini jalan vital bagi masyarakat dan wisatawan. Karena jalan ini akses utama menuju Baduy,” tegasnya.
Buhori, warga lainnya membenarkan kondisi Jalan Aweh-Leuwidamar yang rusak parah. Lokasi jalan rusak hanya beberapa ratus meter dari Pendopo Bupati Lebak, sehingga cukup memprihatinkan.
“Saat lebaran, kondisi jalan cukup memprihatinkan. Padahal, ini masih di sekitar perkotaan. Bayangkan, jalan-jalan yang ada di pelosok Lebak,” tuturnya.
Lelaki yang akrab disapa Embuh ini juga meminta Dinas PUPR tidak tutup mata dengan kondisi jalan di Aweh. Jika Bupati Lebak tidak mampu membangun jalan tersebut, lebih baik serahkan jalan strategis ini kepada Pemprov Banten. Karena, jalan-jalan yang menjadi kewenangan Gubernur kondisinya cukup baik di Lebak.
“Kalau enggak mampu perbaiki jalan di sini, minta bantuan ke Gubernur Banten atau ke pemerintah pusat. Sehingga, masyarakat enggak jadi korban,” ungkapnya.
Editor: Bayu Mulyana











