PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Pandeglang mengikuti tahapan seleksi di Pendopo Pandeglang. Seleksi tersebut meliputi Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Kemampuan Dasar (TKD). Tahapan ini menjadi bagian dari proses penjaringan anggota Paskibraka tahun 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang, Muklis Arifi, mengatakan, pihaknya bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan Dewan Pembina Paskibraka Indonesia (DPPI) yang melakukan seleksi tersebut. “Hari ini kami dari Kesbangpol Kabupaten Pandeglang bersama PPI dan DPPI melaksanakan kegiatan seleksi Paskibraka tahun 2026,” kata Muklis, Jumat, 17 April 2026.
Ia menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan seleksi tingkat wilayah yang diikuti peserta dari berbagai kecamatan serta pelajar SMA dan SMK. Seleksi tersebut terselenggara pada 4-5 Februari 2026 lalu di beberapa titik, termasuk di MAN dan SMKN 1.
“Dari hasil seleksi wilayah, terjaring sekitar 250 peserta. Kemudian mereka mengikuti seleksi administrasi dengan mengunggah persyaratan. Sebanyak 230 peserta lolos,” ujarnya.
Peserta yang lolos administrasi selanjutnya mengikuti rangkaian seleksi lanjutan selama tiga hari. Tahapan tersebut meliputi TIU, wawasan kebangsaan, kesehatan, peraturan baris-berbaris (PBB), hingga penilaian kepribadian. “Seleksi ini dilaksanakan selama tiga hari dan kemungkinan selesai pada hari Minggu,” ucapnya.
Muklis menambahkan, peserta yang lolos seleksi akan bertugas sebagai Paskibraka Kabupaten Pandeglang pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Selain itu, sebanyak 18 peserta terbaik akan mewakili Pandeglang mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Banten.
“Nantinya 18 peserta terbaik akan kita kirim ke provinsi. Target kami tahun ini ada perwakilan Pandeglang yang bisa lolos hingga tingkat nasional,” tuturnya. Ia menegaskan, peserta yang belum berhasil lolos di tingkat provinsi tetap akan bertugas sebagai anggota Paskibraka di tingkat kabupaten.
Editor : Rostinah











