PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (PC KOPRI) Pandeglang, menggelar seminar dan dialog publik dalam Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Pandeglang.
Seminar dan dialog dengan tema Perempuan Antara Dua Pilihan Perjuangan dan Tren ini digelar KOPRI dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII.
Turut hadir dalam acara seminar dan dialog yakni Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, Plt Asda III Setda Pandeglang Tb. Nandar Suptandar, serta jajaran lainnya dari Pemkab Pandeglang.
Ketua KPU Pandeglang Nunung Nurazizah sebagai pemateri, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Pandeglang Nipal Sutiana, Ketua PKC PMII Banten Winah Setiawati, para kader KOPRI PMII dan tamu undangan lainnya.
Ketua KOPRI Pandeglang, Ernawati mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support acara KOPRI.
“Acara yang digagas KOPRI Pandeglang bertujuan agar perempuan masa kini mendapatkan wawasan luas. Serta dapat berdaya hingga memberikan dampak yang baik bagi dirinya, orang lain dan bangsa ini,” katanya, Rabu, 29 April 2026.
Ernawati berharap, para perempuan khususnya kader KOPRI memiliki individu yang berdaya. Mampu memaksimalkan potensi diri, dan memberikan pengaruh positif bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan bangsa.
“Perempuan masa kini tidak hanya fokus pada kesuksesan pribadi, tetapi juga harus menggerakkan perubahan, berkolaborasi, dan mengatasi tantangan sosial-ekonomi,” katanya.
Ketua PC PMII Pandeglang, Khoirul Muslim mengatakan, kader KOPRI harus mampu beradaptasi dan menjawab tantangan zaman.
“Maka dari itulah, para kader KOPRI dapat memanfaatkan seminar tersebut dengan baik. Dan menjadi perempuan berdampak merawat mimpi, berani berkarya, dan mengutamakan kolaborasi untuk tumbuh bersama, bukan sekadar bersaing,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











