SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah meminta kepada pengemudi kendaraan tambang yang melakukan aktivitas di Bojonegara dan Puloampel agar mematuhi aturan jam operasional yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Banten.
Pasalnya, adanya kendaraan tambang yang melintas diluar jam operasional berpotensi memicu terjadinya gangguan Keamanan dan berpotensi memicu konflik di masyarakat.
Hal itu muncul pada saat rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkupimda) Kabupaten Serang, pada Selasa 12 Mei 2026. Pada rapat tersebut,
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya potensi konflik di masyarakat, pemerintah telah membuat regulasi dan aturan jam operasional bagi kendaraan tambang yang melintas di Kabupaten Serang.
“Kan sebetulnya sudah ada aturan jam operasional yang mereka harus melintasi di pukul berapa dan sebagainya. Namun kemudian ada beberapa masih banyak melintas diluar jam operasional,” katanya, Selasa 12 Mei 2026.
Ia meminta agar pengemudi truk odol yang melintas di Kabupaten Serang agar mau mematuhi aturan jam operasional yang sudah ditetapkan. Sehingga nantinya tidak memicu terjadinya polemik di masyarakat akibat tambak yang ditimbulkan.
Apalagi, memasuki momen idul adha dan libur, tentunya volume kendaraan yang akan melintas ke Kabupaten Serang terutama di jalur wisata akan meningkat, sehingga harus ada pengawasan yang ketat untuk teuk-truk tambang.
“Tapi tadi sudah disampaikan kepada perwakilan dari Polres itu tentu agar selalu ditertibkan. Harus ada ditindak untuk para driver odol yang melintasi bukan pada waktunya,” ujarnya.
Ratu Zakiyah pun memerintahkan agar adanya pengawasan khusus pada saat momentum Idul Adha sehingga tidak mengganggu lalulintas warga baik yang ingin bersilaturahmi dengan saudara maupun berlibur ke tempat wisata.
“Saya sudah minta dilakukan pengawasan khusus pada momen Idul Adha nanti. Karena lumayan waktu liburnya dan terutama juga nanti cuti beberapa hari ini libur panjang itu juga harus ada pengawasan khusus karena pasti akan terjadi kemacetan yang luar biasa,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana










