SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Serang menargetkan masuk tiga besar pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 tingkat Provinsi Banten. Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) Kota Serang membidik raihan 55 medali emas.
Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachtiar mengatakan, persiapan menuju Popda 2026 terus dimatangkan. Pembukaan Popda dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026.
Menurutnya, target tiga besar dipasang setelah melihat potensi sejumlah cabang olahraga unggulan Kota Serang yang masih mampu bersaing dan mendominasi di tingkat Provinsi Banten.
“Target kami 55 emas supaya posisi Kota Serang naik lagi ke tiga besar,” kata Zeka, Jumat, 15 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini terus melakukan monitoring terhadap seluruh cabang olahraga yang akan tampil di Popda 2026. Sejumlah atlet yang dipersiapkan juga merupakan binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kota Serang.
“Persiapan sudah kami lakukan. Cabang olahraga unggulan juga sudah kami siapkan. Hari ini kami monitoring semua cabor karena ada PPLP yang kami bina,” ujarnya.
Pada Popda 2026, Kota Serang akan mengikuti 23 cabang olahraga dari total 25 cabang yang dipertandingkan. Sebanyak 250 atlet pelajar telah disiapkan untuk memperkuat kontingen Kota Serang.
Zeka optimistis target tiga besar dapat tercapai. Pasalnya, sejumlah cabang olahraga andalan Kota Serang masih mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum.
“Dengan pembinaan melalui PPLP, kami harus optimistis di setiap event. Beberapa cabor kami masih juara umum,” katanya.
Cabang olahraga karate dan taekwondo menjadi andalan utama Kota Serang untuk mendulang medali emas terbanyak pada Popda 2026.
“Karate masih juara umum, taekwondo juga masih juara umum. Dua cabor itu yang kami dorong maksimal untuk meraih emas,” ungkapnya.
Selain mengejar prestasi, Disparpora Kota Serang juga menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali emas. Setiap atlet yang berhasil meraih emas akan mendapatkan bonus sebesar Rp10 juta sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah.
Zeka memastikan hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan. Seluruh tahapan disebut berjalan sesuai jadwal.
“Sampai sekarang tidak ada kendala berarti, semua masih berjalan sesuai jadwal. Karena ini atlet pelajar, kami juga terus berkoordinasi dengan BAPOPSI untuk memantau atlet di sekolah,” ucapnya.
Editor: Mastur Huda











