SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menilai jika pelaksanaan pembinaan yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang sejalan dengan program yang dicanangkan oleh Kemendes.
Program yang dimaksud ialah pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di tingkat desa sekaligus pembinaan di level desa.
Yandri mengungkapkan, pada awal dirinya menjabat sebagai Menteri Desa, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an.
“Ini seiring sejalan dengan program Kemendes yang sudah melakukan MoU dengan Kementerian Agama di awal kami menjabat sebagai menteri desa. Salah satunya itu pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di tingkat desa sekaligus pembinaan,” katanya, Sabtu 23 Mei 2026.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pembinaan yang dilakukan, telah lahir juara-juara di setiap zonanya. Nantinya akan dilakukan pembinaan lanjutan oleh LPTQ Kabupaten Serang untuk persiapan di MTQ Provinsi Banten.
“Saya apresiasi kegiatan ini supaya terus dikembangkan. Saya secara pribadi ataupun menteri desa siap mendukung baik secara materil, spiritual maupun, tempat. Saya sebagai warga yang tinggal di Kabupaten Serang mendukung upaya ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, apabila pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan berjalan dengan baik, diharapkan akan mampu mengembalikan kejayaan Kabupaten Serang sebagai kiblat Qur’an di Indonesia.
“Saya yakin desa-desa di Kabupaten Serang bisa melahirkan bibit unggul, karena dasarnya sudah ada tinggal napak tilas. Makanya harus dilakukan pembinaan. Saya harap kabupaten serang bisa jadi kiblat di Kabupaten Serang,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana










