SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan menyiapkan sebanyak 87 Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk menyembelih sebanyak 1.000 domba pada hari raya Idul Adha 2026.
Daging hewan qurban tersebut nantinya akan dibagikan untuk 22.500 masyarakat yang masuk dalam kategori Desil I pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Serang, Syamsuddin, mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat persiapan untuk membahas hal-hal teknis pada pelaksanaan penyembelihan hewan qurban.
”Tadi sudah rapat koordinasi terakhir dengan kecamatan dan OPD. Sudah disampaikan tadi, bahwa apa yang menjadi tanggung jawab kecamatan dan apa yang menjadi tanggung jawab OPD,” katanya, Kamis 21 Mei 2026.
Diharapkan dengan persiapan yang matang, maka pada saat harri H nanti tidak ada lagi untuk saling bertanya tentang kebutuhan. Karena semua kebutuhan-kebutuhan di lapangan sudah disampaikan ke masing-masing OPD dan kecamatan untuk disiapkan.
”Kecamatan dia harus menyiapkan tambang, kampak, troli untuk membawa tali. Terus kalau OPD bisa mendukung plastik besar yang merah, timbangan juga menjadi kewajiban yang harus disiapkan oleh Kepala OPD. Pokoknya sudah semualah sudah diselesaikan dengan baik,” katanya.
Nantinya, ada sebanyak 87 juleha yang disiapkan untuk menyembelih 1.000 ekor kambing. Nantinya mereka akan dibagi di tiap kecamatan, yakni tiga Juleha per kecamatanmya.
”Sedangkan untuk setiap kecamatan akan mendapatkan 34 ekor domba yang akan di distribusikan oleh tim dari kecamatan dan OPD yang sudah di tetapkan dalam rapat koordinasi saat ini,” terangnya.
Adapun untuk pelaksanaan pemotongan hewan qurban 1.000 domba akan dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Soleh Ma’mun Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran. Kata Syamsuddin, untuk yang datang 3 orang yang sudah ditunjuk setiap kecamatan dan OPD 10 orang.
”Dan disana memang lebih ditekankan kepada kalau bisa yang perempuan, untuk membantu melakukan timbangan itu. Jadi nanti tinggal tunggu di drop di kecamatan, nanti kecamatan yang teruskan ke masyarakat penerima manfaat,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak








