PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perajin Ukir Kayu Endang Sutioso warga Kampung Kerawang Legon, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang mendapatkan pemesanan miniatur Badak Jawa dari Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Pandeglang.
Endang Sutioso merupakan salah satu perajin ukir kayu asal Carita yang masih bertahan sampai saat ini.
Pemesanan miniatur Badak Jawa dari Bappeda tentunya memberikan angin segar bagi perajin kayu ukir karena memang pangsa pasarnya tengah sepi. Biasanya pemesanan miniatur Badak Jawa datang dari jajaran Kepolisian.
Namun saat ini dari Bappeda Kabupaten Pandeglang melakukan pemesanan pembuatan miniatur Badak Jawa menjadi khas Pandeglang.
Perajin ukir kayu di Kampung Kerawang Legon Endang Sutioso mengatakan, kalau ia mendapatkan pemesanan pembuatan miniatur Badak Jawa dari Bappeda.
“Jumlah miniatur Badak Jawa yang dipesan sebanyak 10 buah. Ini pemesanan pertama dari OPD untuk tahun 2026,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 31 Mei 2026.
Endang menjelaskan, pemesanan dari OPD ini memberikan angin segar baginya. Dengan harapan OPD lainnya ikut pesan untuk cindera mata atau hiasan dalam ruang kerja atau kantor.
“Sebab kalau pemesanan dari OPD sangat jarang sekali. Bisa dikatakan langka karena yang banyak pesan itu dari instansi Kepolisian tingkat Polres Pandeglang dan Polda Banten,” katanya.
Pesanan itu sangatlah berharga bagi para perajin seperti dirinya yang memang sudah menjadi bagian dari profesinya.
Apabila sepi maka bukan hanya membuat usaha kerajinan ukir gulung tikar tetapi juga kehilangan regenerasi karena tidak ada yang mau meneruskan setelah melihat masa depannya suram.
“Usaha kerajinan ukir kayu saat ini luput dari perhatian pemerintah. Ditandai dengan sepinya pemesanan, padahal miniatur ukir kayu Badak Jawa ini kan cii khas Pandeglang yang bisa menjadi buah tangan atau cindera mata, khususnya bagi OPD,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi










