LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memimpin rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Lebak di Aula Bapperida Kabupaten Lebak, Kamis, 11 Juni 2026.
Rapat tersebut digelar sebagai upaya memperkuat koordinasi, sinergi, dan keterpaduan program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan
oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama berbagai pemangku kepentingan.
Amir menegaskan, penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah dan stakeholder terkait perlu menyelaraskan program serta kegiatan agar pelaksanaannya lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemkab Lebak terus mendorong keterpaduan dan sinergi program penanggulangan kemiskinan melalui kerja sama yang kuat antar perangkat daerah dan stakeholder terkait. Dengan kolaborasi yang baik, upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” ujar Amir.
Ia mengatakan, Pemkab Lebak juga melakukan evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lebak.
Memurutnya, harus ada kolaborasi dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem dengan cara memberikan peluang usaha.
“Bahwa pentingnya kolaborasi dan keikutsertaaan dunia usaha utamanya dalam memberikan kesempatan bekerja bagi keluarga miskin ekstreem yang sudah terdaftar by name by address guna menekan angka kemikinan ekstreem di Kabupaten Lebak,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan semangat kolaborasi, Pemkab Lebak menargetkan penurunan tingkat kemiskinan menuju 4 persen pada tahun 2045.
Sinergi ini menjadi wujud nyata semangat kolaboratif dalam membangun ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan guna menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
“Pengentasan kemiskinan tak cukup hanya dengan bantuan, tapi dengan membuka peluang ekonomi yang adil dan inklusif,” pungkas Wabup Amir.
Pj Sekda Lebak, Halson Nainggolan menambahkan, Pemkab Lebak akan terus mengevaluasi dan memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran.
Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil dianggap sebagai kunci keberhasilan dalam menurunkan angka kemiskinan secara signifikan.
“Diharapkan angka kemiskinan di Kabupaten Lebak dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat. Pemkab Lebak pun bertekad agar dalam beberapa tahun ke depan, wilayah ini tidak lagi masuk dalam daftar daerah termiskin di Banten,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











