KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Gerakan Jumat Bersih di kawasan Perkantoran Jaletreng, Kecamatan Serpong, Jumat, 3 Juli 2026.
Sebanyak 210 peserta dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga, hingga institusi pendidikan diterjunkan untuk membersihkan sampah di sepanjang jalan dan aliran Sungai Jaletreng.
Kegiatan tersebut diikuti personel BPBD Kota Tangsel, Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPBD, Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta siswa MAN Insan Cendekia.
Para peserta menyisir sampah yang berserakan di kawasan perkantoran. Sementara tim lainnya membersihkan sampah yang mengendap di aliran Sungai Jaletreng.
Sekretaris BPBD Kota Tangsel, Essa Nugraha, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Banten Bersih di kawasan wisata, sungai, jalan protokol, permukiman, dan perkantoran.
“Melalui instruksi tersebut, seluruh OPD, organisasi masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya diminta melaksanakan program Selasa Bersih dan Jumat Bersih secara rutin,” ujar Essa.
Menurutnya, momentum musim kemarau dimanfaatkan untuk membersihkan aliran sungai karena debit air yang lebih rendah membuat sampah yang mengendap lebih mudah diangkat.
“Kami berharap pengangkatan sampah ini menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya pencegahan banjir. Saat musim kemarau, kondisi sungai lebih memungkinkan untuk dibersihkan secara maksimal,” katanya.
Essa menegaskan, program Selasa Bersih dan Jumat Bersih akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi potensi banjir di Kota Tangerang Selatan.
Sementara itu, volume sampah yang berhasil dikumpulkan masih dalam proses pendataan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui besaran timbulan sampah, khususnya yang berasal dari kawasan perkantoran.*
Editor : Krisna Widi Aria











