SERANG – Polda Banten menggelar Lomba Menembak Kapolda Cup 2026. Lomba dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini dibuka langsung oleh Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki di Lapangan Tembak Pendek Polda Banten, pekan lalu.
Kapolda Banten mengatakan, lomba menembak itu bukan sekadar ajang kompetisi. Tetapi, juga menjadi bagian dari pembinaan kemampuan personel Polri, sekaligus membentuk karakter insan Bhayangkara.
Ia menambahkan, terdapat nilai-nilai penting dalam lomba menembak yang menjadi fondasi penting yang harus dimiliki oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas. “Seperti yang saya sampaikan tadi, menembak menuntut ketelitian, konsentrasi, disiplin, pengendalian emosi, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta tanggung jawab. Semua itu dibutuhkan setiap insan Bhayangkara yang menjalankan tugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional,” jelasnya.
Lomba Menembak Kapolda Cup 2026, lanjut Hengki, merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Menurutnya, tema itu menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian Polri harus selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Selama delapan dekade, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, modern, dan dicintai masyarakat,” ujarnya.
Selain menjadi sarana meningkatkan kemampuan personel Polda Banten dan jajaran, Hengki menyampaikan, lomba menembak itu juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkokoh sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga menembak, serta seluruh pemangku kepentingan. “Sinergi yang kuat akan melahirkan stabilitas keamanan yang kokoh sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten,” ungkapnya.
Kapolresta Serang Kota Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yudha Satria ikut ambil bagian dalam lomba menembak ini. Ia membenarkan, lomba itu untuk mempererat sinergitas antarinstansi, sekaligus meningkatkan kemampuan serta profesionalisme personel Polda Banten dan jajaran dalam penggunaan senjata api.
“Kalah menang bukan merupakan tujuan utama dari lomba ini. Seperti yang disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, bahwa esensi lomba ini adalah untuk meningkatkan sinergitas dan kemampuan personel Polda Banten,” katanya. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











