LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mendukung rencana pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di kawasan Agrowisata Cikapek, Kecamatan Leuwidamar.
Kehadiran kampus tersebut diharapkan menjadi penggerak peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, sekaligus pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lebak.
“Ya, kita bersama Untirta tengah menjajaki pembangunan Fakultas Kedokteran Untirta di Lebak,” kata Amir Hamzah saat menerima audiensi Dekan Fakultas Kedokteran Untirta di Ruang Kerja Wakil Bupati, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, pertemuan itu menjadi langkah awal membangun kesepahaman antara Pemkab Lebak dan Untirta dalam pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Lebak. Kedua belah pihak membahas berbagai potensi serta dukungan yang diperlukan untuk merealisasikan pembangunan kampus Fakultas Kedokteran.
“Rencana pembangunan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pertemuan antara Rektor Untirta dan Bupati guna mematangkan langkah-langkah strategis serta pembahasan teknis pelaksanaannya,” jelasnya.
Amir Hamzah menegaskan, pemerintah daerah menyambut baik rencana tersebut karena diyakini akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Keberadaan kampus ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi di bidang kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
“Tentunya, kami mendukung penuh rencana pembangunan Fakultas Kedokteran Untirta di Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Selain meningkatkan akses pendidikan, kehadiran Fakultas Kedokteran Untirta juga diharapkan mampu mendukung peningkatan layanan kesehatan melalui penyediaan tenaga medis yang berkualitas serta memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
“Saya berharap sinergi yang telah terbangun dapat mempercepat terwujudnya pembangunan Fakultas Kedokteran di Kabupaten Lebak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria









