SERANG – Kebaradaan pulsa token listrik makin langka di masyarakat. Sebelumnya, warga yang menggunakan listrik dengan cara pembayaran saldo token pulsa bisa didapat melalui ritel yang menjual token. Namun sejak dua bulan terakhir, ritel tidak lagi menyediakan layanan token lantaran gangguan jaringan.
“Saya susah belinya. Padahal alarm tanda pulsa akan habis sudah bunyi dari empat hari yang lalu,” ungkap Entus, salah seorang warga Perumahan Bumi Mutiara Serang yang rumahnya menggunakan listrik token kepada radarbanten.com, Selasa (13/5/2014).
Entus mengaku kerepotan mengisi token lantaran ritel yang biasa menjual token tidak lagi melayani dengan alasan gangguan jaringan. “Bilangnya sih gangguan jaringan. Saya nggak negerti jaringan apa. Saya bingung mau beli di mana. Padahal sudah akan habis. Di rumah kan banyak elektronik,” paparnya.
Urip, warga Puri Anggrek, Serang juga mengaku kesulitan mengisi token pulsa listrik. “Biasanya di depan rumah ada yang jual. Tapi sudah sebulan ini tutup. Nyari di tempat lain agak susah,” terangnya.
Urip mengaku di rumahnya ia menggunakan listrik dengan daya sebesar 900 VA. “Yang buat boros biasanya air. Kalau token habis terpaksa mandi ke tempat tetangga,” katanya. (WAHYUDIN)





