KALANGANYAR – Jalan Cempa – Cilangkap di Kampung Ojar, Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, terancam longsor dan membahayakan pengguna jalan. Masyarakat berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak segera membangun bronjong di ruas jalan itu.
Pantauan Harian Radar Banten, Jumat (22/4/2016), ruas Jalan Cempa – Cilangkap yang terancam longsor itu berada di bantaran Sungai Ciujung. Bahu jalan penghubung beberapa desa di Kecamatan Kalanganyar ini sudah tergerus. Aspal juga sudah terkelupas, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Kepala Desa Cilangkap Malik mengatakan bahwa usulan pembangunan beronjong itu sebenarnya telah disampaikan oleh pihak desa dan masyarakat pada 2015, sejak longsor terjadi dan menghilangkan bahu Jalan Cempa – Cilangkap sepanjang dua meter. “Badan jalan sudah di bantaran Sungai Ciujung. Tanah yang labil membuat jalan tersebut terancam longsor,” kata Malik.
Akan tetapi, lanjut Malik, usulan itu belum direalisasikan oleh Dinas Bina Marga (DBM) Kabupaten Lebak. Padahal, pegawai dinas teknis itu beserta anggota DPRD Kabupaten Lebak sudah meninjau bahu jalan poros desa itu.
Malik tetap berharap, pembangunan beronjong dibangun tahun ini. “Saya hanya bisa mengusulkan agar ruas jalan di bantaran Ciujung dibangun beronjong. Kami, pihak desa, hanya bisa menunggu realisasi dari usulan tersebut,” ungkapnya.
Mulyana, warga Kampung Ojar, mengungkapkan kekhawatirannya, longsor bakal kembali terjadi dan memutus Jalan Cempa – Cilangkap. Jika itu terjadi, masyarakat dirugikan karena tidak bisa menjual hasil bumi dari Cilangkap dan sekitarnya ke Pasar Rangkasbitung. “Kami tunggu saja respons dari pemerintah. Semoga, secepatnya ada kabar gembira dari pemerintah untuk masyarakat Cilangkap,” ujar Mulyana.
Terpisah, Kepala DBM Kabupaten Lebak Wawan Kuswanto menyatakan bahwa pihaknya hanya berwenang menangani jalan poros desa. Untuk pembangunan beronjong di Jalan Cempa – Cilangkap, merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3).
Kendati demikian, lanjut Wawan, DBM akan mengusulkan pembangunan beronjong tersebut kepada BBWSC3. “Kami sudah terima laporan soal jalan di Ojar yang terancam longsor. Tapi, kami belum bisa pastikan, kapan beronjong akan dibangun,” ungkapnya. (Mastur/Radar Banten)










