KRONJO – Dengan kondisi terluka, Haikal (6 th) dan Sihabudin (12) harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kedua warga Kampung Cirumpak Ilir RT 06.02 Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo ini mengalami luka sobek di kepala setelah dibacok Jainudin (35), tetangga mereka yang diduga mengalami gangguan jiwa, Sabtu (23/4/2016) sekira pukul 19.00 WIB.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat keduanya tengah asyik menonton televisi di ruang tengah. Tiba-tiba pelaku meneriaki Anis Puadi, ayah kedua korban dari halaman depan rumah. Penasaran, kakak beradik ini langsung menghampirinya. Tak disangka, pelaku yang sudah emosi langsung menyabetkan golok ke arah kakak beradik ini.
Teriakan kesakitan di dengar oleh ibu korban, Ida Farida (28). Secepat kilat, perempuan ini langsung meraih keduanya yang sudah tergeletak seraya menangis kesakitan. Tak puas sampai di situ, pria yang diketahui belajar ilmu hitam ini juga membacok ibu malang ini. Tak ayal, tangan ibu muda ini sobek.
Pelaku yang panik langsung kabur menuju ke sawah di belakang rumah korban. Warga yang mendengar langsung mengejar Jainudin. Setengah jam kemudian, pria berambut gondrong ini berhasil diringkus. ”Dia langsung kabur ke belakang rumah saya,” kata Ida Farida, Minggu (24/4/2016), seperti dilansir Harian Radar Banten.
Masa yang sudah emosi langsung menghadiahi pelaku dengan bogem mentah. Polisi yang sudah berada di lokasi langsung mengamankan agar terhindar dari amuk masa. Hingga kini, ibu korban tak mengetahui maksud Jainudin tega menganiaya keluarganya.
Ia hanya mengetahui pria ini stres setelah ditinggal istrinya lima tahun yang lalu. ”Saya nggak tahu pasti mas, tapi memang dia kerjaannya menyendiri begitu. Saya ingin dia dapat hukuman yang setimpal,” terangnya.
Terpisah, Kapolsek Kronjo AKP Bambang Hermanto membenarkan kejadian tersebut. Polisi akan menyelidiki motif sang ustad tersebut. “Untuk dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa, guna kepentingan penyidikan pelaku akan diperiksa oleh saksi ahli kejiwaan di RS Sukamto Karamat Jati, Jakarta Timur,” pungkasnya. (Gugun/Togar Harahap/Radar Banten)









