SERANG – Banyak mahasiswa yang baru lulus atau yang ingin hidup mandiri bingung menentukan jenis usaha yang tepat. Sebab mereka belum mempunyai tujuan yang jelas dalam menentukan pilihan usaha. Pola pikir mahasiswa masih global.
Hal itu disampaikan Helldy Agustian, Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon, saat menyampaikan materi tentang kepemimpinan dalam berwirausaha pada puluhan mahasiswa Untirta di gedung PSBB MAN 2 Kota Serang, Ciwaru, Kota Serang, Sabtu (21/5). “Mahasiswa itu harus mandiri dan mampu berwirausaha. Sebab berwirausaha itu merupakan jalan menuju kesuksesan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, orang mau berwirausaha itu harus berpikir seperti orang pengusaha yaitu jangan dulu berpikir ingin sukses tapi senangi dulu pekerjaannya baru berpikir kesuksesan.
“Happy dulu, baru berpikir untuk sukses. Karena kalau kita senang dengan pekerjaan kita maka kesuksesan mudah diraih,” tuturnya.
Ia menambahkan, dalam berwirausaha juga harus memiliki sikap mental yang kuat jangan pesimis ketika menemukan kegagalan tapi harus tangguh. “Jangan putus asa ketika usahanya gagal berkali-kali. Tapi evaluasi dan coba lagi,” tambahnya.
Heldi menyampaikan bahwa dalam menentukan jenis usaha itu harus yang spesifik, terukur kerjanya, usahanya dapat diterima masyarakat, mampu melakukan usaha tersebut, usahanya dapat diterima dengan akal, dan juga mempunyai waktu yang tepat saat proses penjualan.
“Yang terpenting ialah, jika ingin berwirausaha, prioritasnya adalah lakukan hal yang khusus serta spesifik dan luar biasa. Sebab itu kunci untuk menarik pasar dalam berwirausaha. Jangan lakukan hal-hal yang umum, karena hal yang umum hasilnya juga tak memuaskan. Berbedalah dari yang lain, temukan cara unik yang tidak dimiliki para penjual lainya,” ucap pria yang juga pengusaha Batik Krakatoa Cilegon tersebut. (Adef)











