SERANG – Akhir tahun 2016, pelabuhan ternak di Bojonegara, Kabupaten Serang, dengan nilai investasi sebesar 200 juta dolar Amerika Serikat akan dibangun. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten, Babar Suharso kepada Radar Banten Online saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler.
Menurut Babar, kemungkinan tersebut setelah Pemprov Banten, PT Banten Global Development (BGD) dan Pelindo II melakukan pertemuan dengan pihak National Port Corporation Limited (NPCL) selaku investor asal Australia di Hotel Borobudur Jakarta akhir pekan lalu.
“Kemarin Dirut Pelindo II tidak hadir, pertemuan dari Pelindo II diwakili. Ada pertemuan khusus minggu ini antara Pelindo II dengan NPCL, kemarin persetujuan prinsip dari gubernur, bahwa Banten mendukung,” ujar Babar, Senin (6/6).
Babar melanjutkan, Pemprov Banten, PT BGD, Pelindo II, dan NPCL pun telah menyepakati, akhir November nanti akan ada pertemuan kembali yang rencananya akan disaksikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Karena itu melibatkan antar negara, nanti Pak Wapres akan menyaksikan. Dengan itu, diperkirakan pembangunan fisik akhir 2016 ini,” papar Babar.
Pelabuhan Bojonegara tersebut, nantinya akan menjadi pelabuhan ternak khususnya sapi dan produk-produk agrobisnis. “Pelabuhan itu harus hidup, kalau sapi saja, saat sapi kosong, pelabuhan itu akan mat. Produk kita yang dari laut bisa dikirim lewat sana, nah nanti BGD yang akan banyak berperan disitu,” ujarnya. (Bayu)








