CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Realisasi investasi di Kota Cilegon pada Triwulan I 2026 mencapai Rp 4,30 triliun.
Nilai itu menempatkan Kota Cilegon sebagai daerah dengan capaian investasi tertinggi ketiga di Provinsi Banten.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon, Noviyogi, mengungkapkan bahwa capaian tersebut didominasi oleh sektor industri padat modal.
“Alhamdulillah, di provinsi, kita peringkat tiga dengan capaian sebesar Rp 4,3 triliun,” ujar Noviyogi, Kamis, 7 Mei 2025.
Ia merinci, dari total realisasi tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sebesar Rp 1,42 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 2,88 triliun.
Menurutnya, investasi yang masuk ke Cilegon tersebar di berbagai sektor, namun didominasi industri besar.
Pemerintah Kota Cilegon, kata dia, berkomitmen penuh dalam mendukung kemudahan investasi, termasuk melalui pendekatan jemput bola dalam pelayanan perizinan.
“Kami suport, bahkan kami sampaikan kalau perlu kita jemput bola terkait perizinan. Siap mendukung, terutama dalam pemberdayaan masyarakat lokal yang menjadi prioritas,” katanya.
Ia menilai, tingginya realisasi investasi tersebut mencerminkan bahwa Kota Cilegon merupakan daerah yang kondusif dan ramah bagi investor.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kemudahan bagi para investor, baik yang akan menanamkan modal baru maupun yang mengembangkan usaha.
“Alhamdulillah, kami berkomitmen untuk mempermudah segala bentuk investasi. Tidak hanya investasi baru, tapi juga pengembangan bisnis,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang pengaduan bagi pelaku usaha apabila mengalami kendala dalam proses investasi.
“Kalau ada yang menjadi ranah kami dan merasa dipersulit, sampaikan kepada kami. Kami berkomitmen, teman-teman industri juga sudah paham, jika ada yang dipersulit laporkan,” tegasnya.
Editor: Agus Priwandono











