SERANG – Pada final cabang futsal Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VII, tim futsal Banten berhasil melibas tim Jawa Barat dengan skor telak 4-0. Hasil pertandingan yang berlangsung di lapangan futsal Kenewae, Cipocok Jaya, Kota Serang ini pun membuat koleksi emas sang tuan bertambah.
Meski menang telak, jalannya pertandingan yang berlangsung bukan tanpa perlawanan. Tim Jabar diketahui beberapa kali memberikan perlawanan, namun ketatnya kerja sama tim Banten membuat tim Jabar tak berdaya menyarangkan satu gol pun.
Asisten Pelatih tim Futsal Banten Boy Prima mengatakan, Banten tampil menekan sejak awal pertandingan babak pertama. Saat laga memasuki menit kelima, Banten berhsil menyarangkan gol melalu kaki Mohamad Faiq Adzkiya. Mendapat gol, Banten kian semangat dengan tak membiarkan permainan Jabar berkembang.
“Kami kembali melakukan permainan dengan pressing ketat dan itu membuahkan hasil. Banten berhasil menambah dua gol dari kaki Gunawan dan Riwana. Kami bersyukur di babak pertama, meski tim Jabar ngotot, tapi tak ada gol,” ujarnya, Kamis (27/10).
Di babak kedua Jabar kembali tampil ngotot. Penyerang Jabar, Dandy Junaedy cukup mampu merepotkan barisan pertahanan Banten namun penyelesaian akhir yang buruk membuat papan skor tidak berubah. Babak kedua memang berjalan sangat ketat, itu terbukti dari dikeluarkannya satu kartu kuning untuk masing-masing tim.
Pelatih tim Futsal Banten Agus Budiyanto mengaku sangat haru bisa mengantarkan anak asuhnya menjadi yang terbaik. Menurutnya, gelar juara sangat terasa manis karena lawan yang dihadapi Banten selama turnamen cukup berat. “Sangat jelas kami senang karena lawan yang kami hadapi cukup berat, tidak ada yang mudah. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan doa semuanya Banten bisa menjadi juara,” ujarnya. (Bayu)








