JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, di Indonesia dari 1 Januari hingga 11 November 2016 tercatat ada 1.985 kejadian bencana.
Dari anka tersebut, banjir adalah yang paling banyak terjadi yaitu 659 kejadian. Selanjutnya berturut-turut adalah puting beliung 572 kejadian, longsor 485, kebakaran hutan dan lahan 178, kombinasi banjir dan longsor 53, gelombang pasang dan abrasi 20, gempa bumi 11, dan erupsi gunungapi 7 kejadian.
“Bencana longsor merupakan bencana yang menimbulkan korban tewas paling banyak yaitu 161 jiwa. Sedangkan banjir menyebabkan 136 jiwa tewas, kombinasi banjir dan longsor 46 tewas, puting beliung 20 jiwa, erupsi gunungapi 7 jiwa, gempabumi 3 jiwa, dan kebakaran hutan dan lahan 2 jiwa,” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Minggu (13/11) malam.
Dia mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor, dan puting beliung. Sebab, diprediksikan hujan akan terus meningkat hingga puncaknya pada Januari 2017 mendatang.
“Sesuai dengan polanya, Januari merupakan puncak curah hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia. Pola bencana juga menunjukkan bahwa Januari adalah bulan paling banyak bencana di Indonesia,” pungkasnya. (fab/JPG)










