PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bencana tanah longsor menerjang Kampung Palingping, Desa Tunggal Jaya, Rabu (28/1/2026). Longsor terjadi akibat tebing tanah tergerus aliran sungai setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak akhir 2025 hingga awal 2026.
Warga Kecamatan Sumur, Ruyadinata, mengatakan longsor melanda kawasan permukiman yang selama ini menjadi hunian tetap (huntap) korban tsunami 2018. Ia menjelaskan, Kampung Palingping berada di dataran tinggi namun lokasinya berdekatan dengan aliran sungai sehingga rawan longsor.
“Ini daerah hunian tetap warga korban tsunami 2018. Sekarang terancam longsor karena berada dekat aliran sungai,” kata Ruyadinata.
Menurutnya, longsoran tanah terus meluas dan mulai mendekati area huntap. Oleh karena itu, warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan untuk mencegah dampak yang lebih besar.
“Kami berharap ada penanganan cepat karena longsoran terus meluas mendekati huntap,” ujarnya.
Reporter: Purnama Irawan / Editor: Aas Arbi











