Batik Kembang Mayang Tampil di Indonesia Great Sale

Kabid Perdagangan Disperindag Kota Tangerang Endang Purwaningsih (kiri), bersama Koordinator Sanggar Batik Farah (tengah) menunjukkan batik produksi warga Larangan Selatan yang ikut di event Indonesia Great Sale, di Tangcity Mall, Rabu (14/8). Foto Alwan For Radar Banten.

TANGERANG – Upaya Pemkot Tangerang untuk memajukan perekonomian warga sudah membuahkan hasil positif. Salah satu contohnya yakni dengan keterlibatan sejumlah UKM di Kota Tangerang di event nasional yakni Indonesia Great Sale yang digelar di Tangcity Mall hingga 25 Agustus 2019.

Salah satu produk UKM yang terlibat dalam event Kementerian Perdagangan tersebut adalah produk batik karya warga Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan. Batik yang diberi nama Kembang Mayang tersebut menjadi salah satu daya pikat dan penasaran para pengunjung yang datang.

Koordinator sanggar batik Kembang Mayang Farah mengatakan, batik produksi warga Larangan sudah menjadi salah satu produk UKM unggulan Kota Tangerang. “Batik ini setiap ada event nasional selalu tampil dan direkomendasikan oleh Dinas Koperasi dan UKM untuk ikut dan partispasi,” katanya, Rabu (14/8).

Farah menambahkan, selain event nasional seperti ini, pihaknya juga banyak mengikuti event-event nasional maupun internasional lainnya. Di antaranya even  Craft Ina di JCC (Jakarta Covention Center), dan festival budaya musim semi di Belanda.

Saat ini, batik yang diproduksi pembatik warga Kelurahan Larangan Selatan jumlahnya sudah mencapai 31 orang. “Untuk yang aktif membatik ada 11 orang, dan selebihnya mengerjakan di rumah juga 20 orang,” ungkapnya.

Selain itu, lebih lanjut, Sanggar Batik Kembang Mayang sering menerima kunjungan warga atau pelajar yang ingin belajar membatik. Dimana dalam setiap kunjungan, warga atau wisatawan diberikan edukasi tetang membantik. Untuk kelas yang dibuka yakni setiap Rabu dan Jumat.

Menteri Perdagangan Bapak Enggartiasto Lukita berharap, acara Indonesia Great Sale turut meningkatkan konsumsi domestik serta menciptakan peluang lebih besar untuk perkembangan dan kemajuan UKM.

“Para pelaku ekonomi kreatif, pusat perbelanjaan, pelaku bisnis ritel dan pelaku bisnis restoran di seluruh Indonesia kami harap bisa lebih maju. Dengan acara ini juga diharapkan dapat menarik wisatawan mancanegara sekaligus memperkenalkan kebudayaan Indonesia” ungkapnya. (one-gun/adm/sub)