LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Gempa yang mengguncang Bayah pada Sabtu siang mengakibatkan rumah Emin, warga Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, ambruk.
Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut, karena saat gempa mengguncang, korban sedang ada di luar rumah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lebak Febby Rizky Pratama membenarkan, relawan BPBD Kecamatan Banjarsari melaporkan ada rumah yang ambruk. Sebelum diguncang gempa dengan magnitudo 5,3, rumah Emin memang sudah lapuk.
“Kondisi rumah memang sudah lapuk. Ketika gempa mengguncang, rumah tersebut ambruk dan rata dengan tanah,” kata Febby kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 12 Maret 2022.
Sampai saat ini, Febby mengaku, masih menunggu laporan dari wilayah kecamatan lain. Harapannya, tidak ada lagi rumah warga yang rusak akibat gempa yang berpusat di Barat Daya Bayah tersebut.
“Semoga di wilayah lain enggak ada rumah dan infrastruktur yang terdampak gempa Bayah,” harapnya.
Senada disampaikan mantan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Banjarsari Agung Gumilar. Kata Agung, rumah Emin kondisinya cukup memprihatinkan. Karena itu, setelah gempa mengguncang rumah tersebut ambruk.
“Saat kejadian, korban sedang ada di luar rumah. Jadi, enggak ada korban,” katanya.
Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 5,3 mengguncang Bayah pada Sabtu 12 Maret 2022 sekira pukul 12.31 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 7.19 LS, 105.98 BT atau 41 kilometer Barat Daya Bayah dan kedalaman 10 kilometer di bawah laut.*
Reporter: Mastur
Editor : Merwanda











