Penghasilan Adsense YouTube Jadi Mahar Pernikahan

0
386 views
Youtuber Cilegon Adamiri Datau menikah dengan mahar uang hasil adsense akun youtubenya, Rabu (7/10).

Pernikahan Youtuber Asal Cilegon

Biaya pernikahan dan mahar yang tinggi membuat niat baik menikah tertunda. Tapi tidak bagi youtuber asal Cilegon Adamiri Datau, yang nekat menikahi kekasihnya, Diliana Astri.  Maharnya dari pendapatan google adsense akun youtubenya senilai 100USD atau satu juta tiga ratus ribu rupiah.

HAIDAR – Serang

Cuaca Kota Serang pada Senin (12/10) siang memang terasa panas namun, sepertinya tidak bagi Adam dan Diliana. Pasutri muda ini melangkah memasuki kafe sambil bergandeng tangan. Senyumnya begitu semringah saat menyapa Radar Banten yang sudah menunggu lima menit sebelumnya.

Obrolan santai soal hubungan keduanya berlangsung hangat. Adam dan sang istri sesekali tertawa saat bercerita soal susah senangnya membuat konten youtube. Ya, mereka memang kerap kerja sama, Diliana memegang kamera, sedangkan Adam melakukan aksinya membuat prank, sosial eksperimen atau konten unik lainnya.

Hubungan keduanya bermula empat tahun lalu, tepatnya Juli 2016 di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Cilegon. Waktu itu Adam dan Diliana janjian untuk urusan bisnis atau COD-an. Adam yang melakoni usaha editing video menunjukkan hasil garapannya. “Pas gue lihat-lihat, ternyata dia cantik juga,” kata Adam menggombal.

Sejak itu, insting kelekiannya pun responsif. Adam hampir setiap hari mengirim pesan singkat pada Diliana. Mereka banyak mengobrol tentang berbagai hal, mulai dari hobi, keluarga, film favorit, sampai ke urusan politik. Lantaran sering komunikasi, Adam mulai berani mengajak jalan.

Youtuber dengan subscriber 4,37 ribu ini  menyatakan cinta. Tak disangka Diliana memiliki perasaan sama, sejak itu mereka pacaran. Kemudian pada 2018, Adam mulai membuat video prank dan social eksperimen, tak disangka, penontonnya mulai banyak dan mendapat tanggapan positif dari teman dekat. “Mereka komentar minta saya bikin lagi,” katanya.

Alumni SMK Fatahillah Serdang itu semakin bersemangat. Dalam seminggu ia bisa menguplod tiga video. Sejak itu jumlah subscribenya terus bertambah. Semuanya tak bisa lepas dari peran Diliana yang ikut membantu membuat garapan video untuk konten youtube berdua. “Subscribe juga nambah, saya langsung bisa monetisasi,” katanya.

Berbagai pengalaman unik saat membuat konten youtube  mereka alami, mulai dari ditertawakan orang, sampai dicaci maki. “Pas kita lagi bikin video sosial eksperimen tiduran di tengah lantai mal, saya dimarahin satpam,” kenang Adam.

Setelah berbagai kenangan dilalui bersama, Adam pun berniat melabuhkan cintanya pada Diliana dengan menikahinya. Proses tunangan pun berlangsung, mereka sepakat untuk serius menjalin hubungan hingga ke pelaminan, hingga suatu hari, Adam terbersit ide agak nyeleneh soal prosesi pernikahan yang nanti akan dilaksanakan.

“Saya mikirnya gini, kalau maharnya emas atau seperangkat alat salat, itu sih udah biasa,” kata lelaki kelahiran 20 Mei 1994 itu.

Kemudian  mantan Ketua Komunitas Stand Up Comedy Cilegon itu terbersit ide ingin memberikan mahar berupa uang hasil adsense akun youtubenya. Ide itu  disampaikan kepada orangtua Diliana. “Mereka awalnya bingung, apa itu uang adsense? Haram apa halal?” curhat Adam.

Mereka pun menjelaskan jika uang itu merupakan hasil kerja keras berdua selama membuat konten video youtube. Pasangan ini  kemudian menikah pada Rabu, 7 Oktober 2020 di Kantor Urusan Agama (KUA) Cilegon. “Pas ijab kobul, karena takut penghulunya ngomongnya jadi belibet, jadi cuma sebutin nominalnya aja,” ujarnya.

Adam berencana untuk membuatkan akun youtube untuk istri. Ia ingin, Diliana juga menggeluti profesi sebagai youtuber lantaran sesuai dengan kemauan. Soalnya, Adam tak mau memaksakan istrinya bekerja keras pada bidang yang tidak disukai. “Mending jadi youtuber, waktunya fleksibel dan bisa bikin konten bareng,” pungkasnya.

Diliana mengiyakan perkataan suaminya, wanita kelahiran 23 April 1999 ini mengaku ingin mengikuti jejak suaminya menjadi seorang youtuber. Menurutnya, di masa depan, menjadi konten kreator merupakan profesi yang menjanjikan. “Belum kepikiran sih mau bikin konten apa, tapi bener-bener pengin serius di dunia peryutuban,” ungkapnya. ( *)