SERANG – Wacana hak angket yang digulirkan fraksi PDIP dan
didukung PPP DPRD Banten untuk memakzulkan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah
dianggap tidak efektif. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin
usai mengikuti penandatanganan MoU kampanye damai di Mapolda Banten, Rabu
(22/1/2014).
“Memang belum dilakukan. Waktu itu memang ada yang
berinisiatif, tapi cuma satu orang. Sampai saat ini belum ada usulan itu
(angket-red).
Hak angket itu syaratnya ada inisiatif dari anggota dewan, lebih
dari satu fraksi , minimal 15 orang,” terang Aeng kepada wartawan.
Menurut Aeng, hak angket dianggap tidak efektif. “Itu
prosesnya panjang. Dan lagi, itu cuma satu orang yang bicara,” pungkasnya.
(WAHYUDIN)








