MERAK – KMP Mutiara Persada I milik PT Atosim Lampung Perkasa (ALP), yang baru mendapat izin operasional di lintasan penyeberangan Merak- Bakauheni, kandas di Pulau Merak Besar, Kota Cilegon, Minggu (30/3/2014) pukul 02.00 WIB.
Menurut salah seorang kru kapal yang menolak ditulis identitasnya, kapal tersebut baru datang dari Pelabuhan Bakauheni dan akan sandar di dermaga tiga untuk bokar muat. “Sekitar jam dua kapal tiba dan akan sandar di dermaga, tetapi tidak tahu kenapa atau terbawa arus, kapal tersebut tiba-tiba menjauh dari dermaga tiga, hingga ahirnya kandas di Pulau Merak Besar,” ujarnya.
Kemungkinan, lanjutnya, kapal tersebut kandas akibat terbawa arus laut yang cukup kencang atau kemungkinan kru kapalnya belum terbiasa dengan kondisi Pelabuhan Merak. “Saya rasa ada dua kemungkinan. Terbawa arus atau krunya belum tau kondisi perairan Selat Sunda. Kapal tersebut baru sebulan di Merak dan baru beroperasi sekitar dua minggu,” jelas sumber tadi.
Manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Nana Sutisna membenarkan adanya peristiwa kapal kandas di Pulau Merak Besar dini hari tadi. “Kapal kandas akibat terbawa arus. Kapal akan sandar di dermaga tiga,” jelasnya.
Kapal kandas tidak jauh dari dermaga tiga, lanjut dia, sempat mengganggu keluar masuk kapal. Pihaknya langsung memerintahkan kru kapal perusahaan tersebut untuk menarik dengan tug boat. “Kandasnya cuma setengah jam. Memang sempat mengganggu namun berhasil kita evakuasi. Kapal tersebut langsung kita engkerkan dan untuk sementara tidak boleh beroperasi hingga pemeriksaan selesai,” terangnya. (Sefrinal)








