TANGSEL – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, khususnya kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Untuk itu Disdukcapil kerap menggelar operasi yustisi.
Kesadaran masyarakat untuk membawa KTP saat berpergian keluar rumah semakin tinggi, ini terlihat dari warga yang terjaring dalam kegiatan operasi yustisi. Dari 4072 warga yang terjaring yustisi kependudukan, hanya 122 yang terkena tindakan pidana ringan (tipiring). “Kesadaran masyarakat dari hari ke hari semakin tinggi untuk membawa KTP. Tercatat hanya 122 yang terjaring,” ungkap Kepala Disdukcapil Tangsel, Toto Sudarto dalam operasi yang berlangsung di Jalan Raya Serpong, Kecamatan Serpong Kota Tangsel, beberapa waktu lalu.
Toto menjelaskan, bagi masyarakat Tangsel yang belum memiliki KTP Elektronik segera melakukan perekaman KTP berdasarkan domisili kecamatan masing-masing. Toto pun menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin bepergian membawa KT
P bagi penduduk yang telah berusia 17 tahun adalah kewajiban. Bila tidak membawa dan terkena operasi yustisi akan dikenakan sanksi berupa denda Rp 50 ribu.
Denda tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang administrasi penduduk. “Maka itu warga yang sudah memiliki KTP harus membawa KTP saat berpergian. Tujuannya sebagai identitas diri bila nanti terjadi apa-apa di jalan,” katanya. Dia menerangkan warga yang memiliki dan membawa KTP saat bepergian adalah indikasi warga tertib adminstrasi dan menjalankan aturan yang berlaku. Ia mengatakan, untuk membudayakan tertib adminstrasi pihaknya melakukan berbagai upaya. Seperti razia KTP, baik di pemukiman atapun jalan raya. Langkah ini juga merupakan program Pemkot yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir.
Sementara Syukron Ahmad Bilal, salah satu pengendara yang kedapatan tidak membawa KTP mengatakan bahwa kegiatan ini memang penting dilakukan. “Bagus sih untuk mantau sejauh mana kesadaran masyarakat. Tapi kalau lupa bawa mau gimana lagi? Kadang kan kita suka lupa nggak bawa dompet karena jaraknya deket,” paparnya. (Adv)








