SERANG – Mengantisipasi rendahnya tingkat partisipasi di Pemilihan Gubernur Banten tahun 2017 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten melakukan rapat koordinasi dengan KPU Kabupaten Kota di Provinsi Banten.
Menurut Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriatna, berkaca pada Pilkada empat kabupaten kota yang lalu, rata-rata tingkat partisipasi sebesar 55 persen, sedangkan pada Pilgub 2011 hanya sebesar 62 persen.
“Dari analisis salah satunya disebabkan oleh sosialisasi. Karena itu, kita kumpukan KPU kabupaten kota untuk meminta masukan agar tingkat partisipasi lebih tinggi,” ujar Agus saat ditemui setelah melakukan rapat koordinasi di kantor KPU, Senin (14/3/2016).
Masih menurut Agus, agar partisipasi tinggi, setidaknya mencapai target yang ditetapkan oleh KPU, sosialisasi harus dilakukan secara dinamis, dan bisa menyasar pada pemilih pemula. “KPU telah merumuskan sejumlah kegiatan seperti lomba jingle pilkada, lomba band, lomba heketon (aplikasi game online pilkada), jambore Pilkada dan Pawai Obor Pilkada,” ujarnya.
Rumusan tersebut menurut Agus akan dilakukan dengan tahapan Pilkada. Tahapan diperkirakan April dan Mei. (Bayu)
