SERANG – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Serang Tahun Anggaran 2015, mempersoalkan pembangunan taman kota di depan Kampus STIE Bina Bangsa.
“Kami melihat pembangunan taman kota di sini (depan kampus STIE Bina Bangsa-red), tidak terencana. Karena memang kalau dinilai manfaatnya, seharusnya di sebelah sana (bagian tanah curam) di bawah samping bagian jembatan tol,” ungkap salah satu anggota Pansus LKPj, Ramlan Junaedi kepada wartawan saat meninjau salah satu taman kota, Rabu (13/4/2016).
Selain itu, lanjut Ramlan, bahwa pembangunan taman kota semestinya dari lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terintegrasi, baik dalam perencanaan, pelaksanaan program dan perawatan, sehingga ini tidak hanya dilakukan Dinas Tata Kota.
“Misalnya pembangunan taman dilakukan oleh DTK, sedangkan untuk tanamannya itu menjadi domain Dinas Pertanian. Selama ini, semua pembangunan yang berkaitan dengan taman kota hanya dibuat oleh DTK. Sehingga terjadi efesiensi dalam hal pembibitan, dalam anggaran pemeliharaan,” katanya.
Ketua Pansus LKPj, Namin, mengatakan, bahwa pembangunannya sudah bagus untuk memperindah kota, agar tidak gersang, kalau bisa tidak hanya dibentuk taman, tapi bisa digunakan untuk tempat santai seperti di kota-kota besar, Bandung dan Kota Tangerang.
“Ke depan, kami berharap ini disesuaikan dengan fungsinya, karena memang ini membutuhkan biaya perawatan,” kata Namin. (Fauzan Dardiri)











