SERANG – Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disdagperinkop) Kota Serang, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar di Kota Serang mengalami kenaikan. Namun secara umum masih stabil. Kondisi ini bukan karena permintaan yang tinggi menghadapi bulan puasa Ramadan, tapi karena faktor pasokan.
Pelaksana di Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disdagperinkop) Kota Serang Toro mengungkapkan, bahan kebutuhan pokok per kilogram yang mengalami kenaikan antara lain gula pasir naik Rp3.000 dari Rp13.000 menjadi Rp16.000 sejak awal Mei, daging ayam dari Rp30.000 menjadi Rp32.000, dan cabe rawit dari Rp25.000 menjadi Rp30.000.
“Sejauh ini gejolak kenaikan harga belum terasa secara signifikan, karena kenaikannya masih relatif kecil,” ungkapnya.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut bukan saja disebabkan karena menghadapi bulan Ramadan melainkan lebih kepada pasokan serta faktor cuaca yang mengakibatkan beberapa komoditi, seperti sayuran banyak yang busuk, “ Karena 80 persen dikirim dari luar Banten, yakni dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah,” paparnya.
Lebih lanjut Toro mengatakan, untuk komoditi bawang sejauh ini masih stabil antara Rp40.000 hingga Rp45.000 per kg, telur ayam negeri di kisaran Rp20.000 per kg, dan beras kualitas sedang di kisaran Rp 10.000 per kg. (Wirda)









