TANGERANG- Menjelang bulan Ramadan, kurma sudah banyak dijual di beberapa pasar modern dan juga pasar-pasar tradisional di Tangerang. Pantauan Harian Radar Banten, Selasa (24/5) di Pasar Modern 1 BSD City dan Pasar Anyar Kota Tangerang terlihat sejumlah pedagang mulai memajang berbagai jenis kurma yang dibanderol dikisaran Rp30 ribu hingga Rp60 ribu.
Septian, salah satu pedagang kurma yang berada di Pasar Modern 1 BSD City mengatakan, sama seperti tahun lalu, tahun ini kurma impor masih menjadi idola dan membanjiri beberapa lapak pedagang. “Pembeli masih suka dengan kurma impor, mungkin karena rasa dan tahan lebih lama. Makanya kurma yang saya jual seperti kurma Tunisia, Lulu, Black Emirates hingga Sukkary,” kata Septian yang ditemui di tokonya, seperti dilansir Harian Radar Banten.
Septian menambahkan, menyediakan kurma lebih awal, dikarenakan biasanya sudah banyak dicari sebelum puasa tiba. “Sekarang saja, allhamdulillah setiap harinya bisa terjual sekitar 15 pack. Ada peningkatan penjualan dari tahun lalu,” ungkapnya.
Sementara itu, kondisi yang sama juga terlihat di Pasar Anyar Kota Tangerang, sebagian lapak pedagang mulai memajang berbagai buah kurma yang menjadi khas panganan di saat berbuka puasa. Ferry pedagang kurma Pasar Anyar menuturkan, “Ini sudah menjadi rutinitas tahun ke tahun, artinya menjelang Ramadan datang, kurma banyak dicari pembeli. Biasanya mereka membeli partai besar untuk acara berbuka puasa bersama maupun dikonsumsi sendiri. Apalagi kurma sangat bagus untuk mengembalikan energi setelah sehari berpuasa,” ujarnya.
Ferry menuturkan, pembeli kurma di Pasar Anyar masih memfavoritkan kurma asal Tunisia Palm Fruit dan sebagian Black Emirates. Menurutnya selain rasanya yang lebih manis, kurma tersebut juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Kurma merupakan sumber beragam vitamin dan mineral, sekaligus sumber energi, gula, dan serat yang baik. Selain itu kurma merupakan salah satu makanan manis yang multiguna dan dapat meregulasi proses pencernaan. Kurma dapat meningkatkan energi dalam waktu 30 menit bagi yang mengkonsumsinya. (Ade Maulana/Radar Banten)









