PANDEGLANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Indah Dinarsiani mengakui bahwa jumlah dokter di setiap Puskesmas saat ini masih sangat sedikit. Sebab, dari 36 Puskesmas dokter yang tersebar baru 33 orang.
Oleh karena itu, sangat wajar jika pelayanan kesehatan di setiap Puskesmas kini belum begitu optimal. “Keberadaan dokter di Pandeglang saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Soalnya, ada beberapa Puskesmas yang hingga saat ini belum ada dokternya,” kata Indah, kemarin, seperti dilansir Harian Radar Banten.
Meski demikian, Indah mengatakan bahwa dari 36 Puskesmas, sudah ada sembilan Puskesmas yang melayani rawat inap pasien. Namun, hanya dilayani oleh satu dokter dan tenaga medis yang terbatas. “Namun, upaya untuk mengoptimalkan pelayanan terus kami lakukan. Caranya, dengan mengajukan penambahan dokter ke pemerintah pusat. Hanya saja, hingga saat ini belum ada tanggapan,” katanya.
Indah menerangkan, jumlah dokter minimal per Puskesmas sebanyak tiga orang. Dengan jumlah itu, kata dia, dapat dipastikan pelayanan kesehatan masyarakat bisa semakin optimal. “Kalau dihitung dari jumlah daerah yang ada, kebutuhan dokter kita sebanyak 108 dokter,” ungkapnya.
Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Puskesmas Menes Aprilia Lesmanawati membenarkan adanya kekurangan dokter. Ia mengatakan, di Puskesmasnya baru ada dua dokter. Padahal, jumlah dokter yang dibutuhkan sekurang-kurangnya tiga dokter. “Kalau dibilang cukup, tidak juga karena masih baru. Di sini (Puskesmas Menes-red) juga termasuk Puskesmas rawat inap. Tenaga medis, jika malam harus standby dan pagi juga harus ada. Saya harap mudah-mudahan ke depan tenaga medis bisa terus bertambah sehingga pengoptimalan pelayanan kesehatan kepada warga semakin baik,” katanya. (Iman F/Radar Banten)









