RANGKASBITUNG – Dua belas wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) terjaring Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Razia dilancarkan oleh Tim Pemberantasan Pekat Kabupaten Lebak pada Selasa (24/5) malam.
Tim yang terdiri atas Satpol PP Kabupaten Lebak, Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI AD, dan Polres Lebak itu bergerak dari kantor Satpol PP pada sekira pukul 21.00 WIB. Puluhan petugas gabungan ini langsung menyasar wilayah remang-remang di Kampung Cipager, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira. Di tempat ini, hanya tiga wanita yang diyakini PSK terjaring. Sementara, tujuh wanita lain lolos, kabur ke dalam hutan.
Tim Pemberantasan Pekat Kabupaten Lebak yang dipimpin Kepala Satpol PP Vidia Indera kemudian menyisir Terminal Kalijaga, Rangkasbitung. Enam wanita diamankan. Dari Terminal Mandala, tim gabungan juga diamankan tiga orang wanita.
Data dari Satpol PP, ke-12 wanita yang dianggap sebagai PSK itu berinisial AN (24), ROS (30), AS (26), AR (30), ML (24), ER (35), VT (20), SR (32), JH (23), SI (27), WI (19), dan MD (25). Di kantor Satpol PP, oleh pemuka agama, belasan wanita ini diimbau untuk tidak menjajakan tubuh lagi. Mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk menghentikan aktivitas malamnya.
Vidia Indera mengatakan, Operasi Pekat dilancarkan untuk menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Ramadan. “Setelah didata dan diberi pengarahan, mereka kami pulangkan. Jika ditemukan lagi masih beroperasi, mereka akan dibina di panti sosial,” kata Vidia kepada wartawan di kantornya, kemarin (25/5).
Dia menjelaskan, praktik prostitusi melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2003 tentang Pelarangan dan Penindakan terhadap Pelanggaran Norma Kesusilaan serta Pemakaian, Pembuatan, dan Penyaluran Minuman Keras, serta Perda Nomor 17 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Keindahan, Ketertiban, dan Kebersihan (K-3).
“Saya enggak ingin ibadah masyarakat muslim di bulan Ramadan terganggu. Satpol PP akan intensif melakukan operasi pekat, termasuk peredaran minuman keras,” tandas Vidia.
Kepala Seksi Ketenteraman Ketertiban dan Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Lebak A Johan Rifai membenarkan, Operasi Pekat tidak hanya menyasar PSK, tetapi juga miras, petasan, dan rumah makan yang buka pada siang hari selama Ramadan. (Mastur/Radar Banten)








