slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Travel Pariwisata

Mampir di Kudus? Coba Kuliner Garang Asem sampai Tahu Telur

Redaksi by Redaksi
01-07-2016 11:05:58
in Pariwisata, Travel
Foto: resep-makanan.com

Tahu telur/Foto: resep-makanan.com

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KUDUS – Kota Kudus selalu menarik dikunjungi. Dari mulai berziarah ke Menara Kudus, sampai ke Makam Sunan Muria, semua terlihat pas untuk dikunjungi saat libur Lebaran 2016 nanti. Nah, bagi Anda yang hobi wiskul alias wisata kuliner, sebaiknya Anda jangan lupa mencicipi masakan khasnya. “Kuliner di Kudus itu khas, karena tidak pakai daging sapi. Biasanya diganti dengan daging kerbau atau kambing,” ungkap Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Konon, itu terkait dengan kisah akulturasi antara Islam di era Sunan Kudus, dengan masyarakat asli yang masih beragama Hindu Budha, Mataraman. Sunan Kudus menggunakan cara yang pintar, yakni tidak memakan atau menyembelih sapi. Karena sapi adalah binatang yang keramat bagi umat Hindu. Sapi adalah “titihan” atau binatang peliharaan dewa. “Sunan Kudus sangat menghormati umat beragama lain, dan mengajarkan sikap-sikap toleransi, sejak dari kuliner,” jelas Arief Yahya.

Baca Juga :

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Kuliner Kudus juga tergolong khas, karena tidak semua tempat atau kota bisa dijumpai jenis-jenis masakan itu. Seperti Lenthog Tanjung, atau lentog, yang hanya dijual di desa Tanjungkarang,

Berikut ini makanan khasnya Kudus di #PesonaKulinerKudus #PesonaLebaranKudus #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia.

1. Lenthog Tanjung
Lentog artinya Lontong. Dahulu, penjualnya berasal dari Desa Tanjungkarang (Tanjung). Maka dinamai Lentog Tanjung. Namun kini telah menyebar ke seluruh pelosok kota Kudus. Yang unik dari lentog adalah ukuran lontongnya yang sebesar betis orang dewasa. Biasanya lentog tanjung dinikmati sebagai menu untuk sarapan, terdiri dari 3 bahan utama, ada lontong yang dipotong kecil-kecil, sayur gori (nangka muda) dan lodeh tahu. Lentog Tanjung terdiri dari 2 kata, lentog dan tanjung. Lentog atau yang biasanya disebut lontong adalah sebuah makanan yang yang terbuat dari beras yang dibungkus daun pisang . Sedangkan tanjung (Tanjungkarang) adalah sebuah desa yang berada tepatnya di kecamatan Jati Kab. Kudus, Jawa Tengah. Ya memang makanan khas pagi ini dahulu hanya berasal dari desa sana dan hanya dijual di sekitar daerah tersebut dan ramai pada saat hari Minggu atau libur. Sekarang pun masih ada, walaupun dibeberapa tempat di lain desa juga berdiri warung warung yang menawarkan lentog Tanjung.

2. Garang Asem Kudus
Jika Anda berkendara dari Semarang, masuk ke Kota Kudus. Sebelum pintu gerbang utama Kudus, Anda akan menemukan warung Garang Asem paling terkenal di Kota Keretek ini. Berhadap-hadapan dengan Gedung Persaudaraan Haji. Garang asem adalah sejenis lauk yang dibungkus dengan daun pisang lalu dimasak dengan cara dikukus (digarang). Ada garang asem yang terbuat dari ayam yang disuwir kecil-kecil dan ada juga yang dibuat dari jeroan ayam, ikan, dan tahu. Garang asem ini memiliki citarasa asam pedas karena menggunakan irisan tomat hijau dan potongan cabe.

3. Soto Kudus
Soto Kudus itu agak berbeda dengan soto dari kota-kota lain di tanah air. Khas. Soto Kudus adalah salah satu kuliner khas Kudus yang sudah terkenal senusantara. Ada dua jenis soto kudus, yaitu soto ayam dan soto kerbau. Pada awalnya soto kudus dibuat dengan menggunakan daging kerbau karena pada jaman dahulu Sunan Kudus melarang sapi disembelih demi menghormati pemeluk agama Hindu yang saat itu mendominasi masyarakat Kudus. Untuk isian selain daging, soto kudus lebih simple dibanding soto nusantara lainnya. Isian soto kudus antara lain adalah irisan kol, tauge, seledri, dan taburan bawang goreng. Soto kudus ini memiliki citarasa manis gurih yang khas.
Mangkuknya lebih kecil dari Soto Bangkong Semarang, Soto Mbok Giyem Boyolali, Soto Rumput Boyolali. Bahkan lebih mungil lagi dibandingkan dengan Soto Gading Solo. Bagi yang doyan makan, dua mangkuk itu rasanya masih belum cukup membuat perut kenyang.

4. Nasi Pindang
Kuliner khas Kudus yang satu ini berasal dari Desa Colo, di lereng Gunung Muria. Nasi pindang adalah kuliner berupa nasi dan olahan daging kerbau yang disajikan dengan kuah pindang dan daun melinjo. Kuah pindang kerbau ini berwarna kecoklatan karena dicampur dengan kluwak. Nasi pindang ini memiliki citarasa kuah yang gurih manis. Nasi pindang ini biasa disajikan di atas pincuk atau piring beralas daun pisang. Sepintas, nasi pindang ini memang agak mirip dengan rawon Surabaya, yang kuahnya berwarna gelap.

5. Sate Kerbau
Sate Kerbau lebih mudah ditemui di Kota Kudus, daripada daging sapi. Kuliner khas Kudus yang satu ini merupakan kuliner favorit masyarakat Kudus. Jangan buru-buru berpikir bahwa sate kerbau ini pasti liat dagingnya. Dalam pengolahan sate kerbau, daging kerbau dicincang terlebih dahulu, lalu dimemarkan dengan cara dipukul-pukul, lalu dibumbui dan dimasak. Setelah didiamkan selama beberapa jam baru ditusuk dan dibakar. Pembakarannya tidak terlalu lama sehingga daging tidak menjadi keras. Sate kerbau ini disantap dengan bumbu yang terbuat dari campuran kacang tanah, serundeng, bawang merah, bawang putih, dan kentang yang dihaluskan.

6. Tahu Telur
Malam hari, silakan melintas di Jalan Sunan Kudus. Anda akan menemukan angkringan sepanjang jalan itu, baik di sayap kiri maupun kanan jalan. Jualannya hanya satu saja, tahu telur. Telor digoreng, bersama potongan tahu, dibumbui dengan bumbu pecel plus bawang putih yang terasa asyik di mulut.

7. Ayam Gongso
Jangan salah paham. Gongso itu bukan berarti gosong, atau terlalu lama memasak dan dibakar api. Dalam bahasan jawa, gongso artinya adalah tumisan. Ayam gongso ini merupakan tumisan ayam dengan bumbu kecap. Citarasanya tentu saja manis, gurih, dan pedas. Penganan sederhana dengan rasa istimewa ini terasa lebih mantap lagi saat disantap bersama nasi goreng.

8. Pecel Pukis
Pecel pakis Colo adalah kuliner khas Kudus yang berasal dari Desa Colo. Pecel ini menggunakan bahan utama sayuran daun pakis dan bahan pelengkap seperti tauge dan kacang panjang. Tumbuhan pakis memang banyak tumbuh di lereng-lereng Gunung Muria. Konon, pecel pakis di Colo bermula ketika seorang warga Colo menjadi juru masak di Keraton Solo. Keluarga Keraton sangat menggemari pecel pakis sehingga juru masak ini pun harus pandai memasaknya. Setelah tidak menjadi juru masak keraton, ia kembali menetap di kampung halamannya. Anak sang juru masak inilah yang lalu membuka warung pecel pakis di wilayah wisata Colo.

9. Parijoto
Ini bukan makanan olahan melainkan buah unik dari lereng Gunung Muria. Buah ini hanya tumbuh subur di lereng Gunung Muria saja sehingga banyak wisatawan yang membelinya sebagai oleh-oleh khas Gunung Muria Kabupaten Kudus. Parijoto juga diabadikan sebagai motif batik Kudus. Konon buah ini dapat membuat anak dalam kandungan menjadi cantik dan tampan. Biasanya ibu hamil memakan buah ini pada usia kandungan menginjak lima bulan namun ada juga yang memakannya saat usia kandungan baru dua atau tiga bulan.  Dikarenakan rasanya yang asam dan agak getir, buah ini biasanya dijadikan sebagai rujak atau direbus dahulu sebelum dikonsumsi. Buah dengan nama latin Medinella speciosa L. Secara medis memiliki kandungan kimia saponin dan kardenolin pada daun dan buahnya, sedangkan pada buahnya mengandung flavonoid dan daunnya mengandung tannin yang berkhasiat sebagai obat sariawan dan obat diare. Anda tertarik untuk memperbaiki keturunan? Silahkan coba buah Parijoto ini.

10. Lepet
Lepet berasal dari kata “lepat” atau “luput” dalam Bahasa Jawa yang artinya kesalahan. Hidangan ini sering dibuat pada lebaran ketupat atau hari ke tujuh Idul Fitri. Makanan ini terbuat dari beras ketan dan kelapa parut yang dibungkus menggunakan daun kelapa lalu direbus. Biasanya isi lepet ditambah dengan Kacang Tolo namun sekarang sudah dikreasikan dengan ditambah nangka atau pisang sesuai selera. Uniknya ada cerita di balik makanan ini. Orang yang lebih muda mengirimkan Lepet ini bersama Ketupat ke rumah keluarga yang lebih tua, misalnya ibu.Makanan ini digunakan sebagai simbol permintaan maaf maka disebut lepet. (ADVERTORIAL/Kemenpar RI)

Tags: Kementerian Pariwisata
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Love Story: Tinggal di Rumah Mertua, Siap-siap Tebalkan Telinga

Next Post

Arus Mudik, Omzet Tukang Ojek Terminal Merak Naik 100 Persen

Related Posts

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen
Ekonomi

Kemenpar Siapkan Paket Wisata Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ditarget Turun 18 Persen

by Aas Arbi
Jumat, 20 Maret 2026 16:02

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan berbagai paket wisata untuk menyambut libur Idul Fitri 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat...

Read moreDetails

Cisadane sebagai Top 125 Event Nasional

Tanjung Lesung Promosikan Wisata Pandeglang di Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025

Festival Seni Multatuli Tidak Masuk Kharisma Event Nusantara Kemenpar RI

Dinas Pariwisata Banten Targetkan 22 Juta Kunjungan Wisatawan di Tahun 2025

Indahhya Wisata Lerang Cibolang di Lebak, Favorit Wisata Keluarga di Lebak

Jumlah Petani di Kabupaten Serang Terus Berkurang, Ada Apa?

Ikan Mas Sinyonya, Ikan Peninggalan Purbakala yang Hampir Punah di Pandeglang

Punya Pantai Terpanjang di Banten, Investor Bonafit Belum Lirik Sektor Pariwisata di Pandeglang

Diskusi Pariwisata Sambil Berlayar di Selat Sunda

Next Post
Ojek TTM

Arus Mudik, Omzet Tukang Ojek Terminal Merak Naik 100 Persen

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Bupati Tatu Pastikan Randis Hanya untuk Dalam Kota

Hari Ini, Gubernur Rano akan Lepas Peserta Mudik Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BRI Region 8 Jakarta 3 Dukung Pengembangan UMKM Muslimat NU

BRI Region 8 Jakarta 3 Dukung Pengembangan UMKM Muslimat NU

Sabtu, 25 April 2026 13:10
PT Margautama Nusantara Gelar Pelatihan Safety Driving bagi Perempuan di Rest Area Tol BSD

PT Margautama Nusantara Gelar Pelatihan Safety Driving bagi Perempuan di Rest Area Tol BSD

Sabtu, 25 April 2026 13:02
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Wagub Banten Soroti Dampak ke PAD

Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Wagub Banten Soroti Dampak ke PAD

Sabtu, 25 April 2026 13:00
Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum.

Dewan Minta OPD Tindaklanjuti Catatan LKPJ Bupati Serang 2025

Sabtu, 25 April 2026 12:45
Wakil Bupati Serang Najib Hamas.

Siap-siap, Pemkab Serang Bakal Rutin Sidak Pegawai Saat WFH

Sabtu, 25 April 2026 12:27
bank bjb Hadirkan Promo Eksklusif, Tiket BOGORUN 2026 Bisa Didapat dari Menabung

bank bjb Hadirkan Promo Eksklusif, Tiket BOGORUN 2026 Bisa Didapat dari Menabung

Sabtu, 25 April 2026 12:15
BRI Region 8 Jakarta 3 Dukung Pengembangan UMKM Muslimat NU

BRI Region 8 Jakarta 3 Dukung Pengembangan UMKM Muslimat NU

Sabtu, 25 April 2026 13:10
PT Margautama Nusantara Gelar Pelatihan Safety Driving bagi Perempuan di Rest Area Tol BSD

PT Margautama Nusantara Gelar Pelatihan Safety Driving bagi Perempuan di Rest Area Tol BSD

Sabtu, 25 April 2026 13:02
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Wagub Banten Soroti Dampak ke PAD

Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Wagub Banten Soroti Dampak ke PAD

Sabtu, 25 April 2026 13:00
Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum.

Dewan Minta OPD Tindaklanjuti Catatan LKPJ Bupati Serang 2025

Sabtu, 25 April 2026 12:45
Wakil Bupati Serang Najib Hamas.

Siap-siap, Pemkab Serang Bakal Rutin Sidak Pegawai Saat WFH

Sabtu, 25 April 2026 12:27
bank bjb Hadirkan Promo Eksklusif, Tiket BOGORUN 2026 Bisa Didapat dari Menabung

bank bjb Hadirkan Promo Eksklusif, Tiket BOGORUN 2026 Bisa Didapat dari Menabung

Sabtu, 25 April 2026 12:15

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BRI Region 8 Jakarta 3 Dukung Pengembangan UMKM Muslimat NU

BRI Region 8 Jakarta 3 Dukung Pengembangan UMKM Muslimat NU

by Syaiful Adha
Sabtu, 25 April 2026 13:10

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui Region 8 Jakarta 3 menegaskan komitmennya dalam mendukung...

PT Margautama Nusantara Gelar Pelatihan Safety Driving bagi Perempuan di Rest Area Tol BSD

PT Margautama Nusantara Gelar Pelatihan Safety Driving bagi Perempuan di Rest Area Tol BSD

by Syaiful Adha
Sabtu, 25 April 2026 13:02

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – PT Nusantara Infrastructure Tbk melalui entitas asosiasinya, PT Margautama Nusantara (MUN), menggelar pelatihan keselamatan berkendara (safety...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak