slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Umum

Love Story: Gara-gara Nurut Orangtua, Istri Diabaikan Mertua

Redaksi by Redaksi
06-09-2016 10:32:13
in Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

LELAKI yang baru saja menikah terkadang bingung menempatkan prioritas antara memenuhi keinginan istri ataupun orangtua. Hal tersebut yang sekarang dirasakan Roby (30), nama disamarkan, yang menikahi Pipi (24), nama disamarkan. Pasangan ini sudah menikah selama dua tahun.

Pipi harus menikmati hari-harinya yang berliku-liku dengan sikap mertuanya. Roby lebih menuruti kemauan orangtuanya yang melarang Roby bekerja. Karena ibu Roby memiliki toko sembako, maka Roby disuruh ibunya untuk menjaga warung sembako tersebut.

Baca Juga :

Love Story: Anak Jadi Alasan Suami Berpoligami

Love Story: Ditinggal Istri, Rindu Terobati dengan Benda Satu Ini!

Love Story: Cukup Mengelus Dada, Salah Sendiri Jadi Buaya

Love Story: Terlalu Pilih-pilih, Berharap Dapat yang Lebih

“Roby, kamu tidak boleh bekerja, lebih baik bantu ibu saja, jaga toko sembako,” curhat Roby menirukan apa yang dikatakan ibunya.

Roby pun tak berkutik. Setelah sang ibu berkata seperti itu, Roby pun mulai beralasan untuk lepas dari kemauan ibunya. Menurut Roby, hal tersebut sangat berat untuk dilakukan, karena saat menjaga warung sembako Roby tidak mendapatkan gaji sepeser pun.

“Terus, nanti anak dan istri Roby makan dari mana?,” kata Roby lagi.

Saat itu sang ibu menjawab, tinggal diberi sembako yang ada di warung. Begitupun halnya persoalan uang, tapi dengan catatan hanya seperlunya.

Seribu alasan sudah diutarakan Roby untuk lepas dari kemauan sang ibu. Akhirnya Roby pun mengalah dan memilih kemauan sang ibu untuk menjaga warung sembako. Karena di keluarganya, Roby adalah anak sulung, Jadi Roby-lah yang dimanfaatkan sang ibu dalam hal apapun. Untuk tempat tinggal pun harus dengan sang ibu, sedangkan Pipi harus tinggal di kontrakan milik sang ibu yang tidak jauh dari rumah mertuanya.

Bulan demi bulan berlalu, pasangan Roby dan Pipi pun dikaruniai anak perempuan yang sekarang berumur satu tahun. Lama-kelaman Pipi mulai tidak nyaman dengan kehidupan yang dijalani terutama semenjak Roby menjadi penjaga di warung ibunya. Pipi merasakan kekurangan materi, karena materi yang diberi Roby tidak mencukupi. Pipi pun mulai terbuka dengan Roby mengungkapkan unek-unek yang selama ini dipendam.

“Istri saya curhat, tapi mau bagaimana lagi? Saya hanya bisa menuruti apa yang diperintahkan ibu,” ungkap Roby memasang muka sedih.

Pipi pun tak hanya sekali dua kali berkeluh kepada Roby. Keluhannya sama, akhirnya Pipi mulai terbiasa. Mau bagaimana lagi? Bila Pipi memarahi Roby yang juga suaminya, pasti akan menuai dosa. Namun jika didiamkan, Pipi jadi mati kutu. Pipi pun mencari jalan keluar untuk tidak tergantung dengan Roby dan mertuannya.

Pipi berinisiatif untuk berjualan kecil-kecilan dari hasil uang tabungan saat ia pernah bekerja. Roby pun menyetujui dan membantunya berjualan kecil-kecilan.

“Saat itu saya setuju membantu Pipi berjualan kecil-kecilan,” tutur Roby.

Selang berapa bulan, mertuanya mengetahui Pipi berjualan kecil-kecilan di dekat kontrakannya. Sang mertua hanya bersikap biasa, tidak menujukkan sikap bersalah.

“Ibu cuma tanya, istri kamu jualan kecil-kecilan Rob? Bagus dah kalau gitu. Biar agak ringan pekerjaanmu Rob,” tutur Roby.

Roby pun hanya bisa diam dengan perkataan ibunya. Menurut Roby, tidak seharusnya bersikap seperti itu kepada istrinya, karena Roby sebagai suami merasa tidak adil atas sikap orangtuanya tersebut. Duh Mas Rob, yang sabar ya. (Iyoey-PPL/Radar Banten)

Tags: Love Story September 2016
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sedan yang Kecelakaan di Tol Semalam Warga Kramatwatu

Next Post

Kloter Terakhir Jemaah Indonesia Mendarat di Jeddah

Related Posts

Love Story
Umum

Love Story: Anak Jadi Alasan Suami Berpoligami

by Redaksi
Jumat, 30 September 2016 11:30

SUNGGUH mulia sekali hati Lili (35), nama samaran, yang merelakan suaminya, sebut saja Deri (39), menikah lagi. Alasannya, Lili tak...

Read moreDetails

Love Story: Ditinggal Istri, Rindu Terobati dengan Benda Satu Ini!

Love Story: Cukup Mengelus Dada, Salah Sendiri Jadi Buaya

Love Story: Terlalu Pilih-pilih, Berharap Dapat yang Lebih

Love Story: Suami Pelit, Ya Sudah Pisah Ranjang Saja

Love Story: Cinta Dipolitisasi Duda Berkedok Santri

Love Story: Takut Karma, Status Istri Simpanan Buang Saja

Love Story: Dikucilkan Mertua, Suami Bohong Pula

Love Story: Suka Main Kasar, Minah Jadi Gusar

Love Story: Sudah Telanjur, Mau Bagaimana Lagi?

Next Post
Kloter Terakhir Jemaah Indonesia Mendarat di Jeddah

Kloter Terakhir Jemaah Indonesia Mendarat di Jeddah

Capai Target, Disdagperinkop Klaim Kota Serang Fair 2016 Sukses

Capai Target, Disdagperinkop Klaim Kota Serang Fair 2016 Sukses

Walikota Serang, Tubagus Haerul Jaman.

Demokrat Sindir Jaman: Lanjutkan Pembangunan Secara Bijak dan Profesional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Acara saremonial penyerahan tanda batas tanah wakaf yang dilakukan BPN Banten di Kota Serang (Dok BPN Banten)

Kanwil BPN Banten : Masih Ada 7 Ribu Tanah Wakaf Belum Bersertipikat

Minggu, 14 Juni 2026 14:38
Petugas DPKP Kota Cilegon memadamkan kebakaran ilalang di area TPU Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Sabtu 13 Juni 2026.

Kebakaran Ilalang di TPU Mekarsari Cilegon Hanguskan Lahan 1 Hektare

Minggu, 14 Juni 2026 13:49
Personel Pasar Kemis saat melakukan patroli, Minggu 14 Juni 2026 dini hari.

Polsek Pasar Kemis Intensifkan Patroli Mobile, Antisipasi Tindak Kejahatan

Minggu, 14 Juni 2026 13:38
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Tahan Imbang Brasil 1-1 Laga Pembuka Grup C

Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Tahan Imbang Brasil 1-1 Laga Pembuka Grup C

Minggu, 14 Juni 2026 11:17
Ratusan Warga Antusias Donor Darah di UDD PMI Pandeglang

Ratusan Warga Antusias Donor Darah di UDD PMI Pandeglang

Minggu, 14 Juni 2026 11:02
HUAWEI MatePad Mini Segera Hadir di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dengan Layar Flexible OLED PaperMatte

HUAWEI MatePad Mini Segera Hadir di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dengan Layar Flexible OLED PaperMatte

Minggu, 14 Juni 2026 10:47
Acara saremonial penyerahan tanda batas tanah wakaf yang dilakukan BPN Banten di Kota Serang (Dok BPN Banten)

Kanwil BPN Banten : Masih Ada 7 Ribu Tanah Wakaf Belum Bersertipikat

Minggu, 14 Juni 2026 14:38
Petugas DPKP Kota Cilegon memadamkan kebakaran ilalang di area TPU Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Sabtu 13 Juni 2026.

Kebakaran Ilalang di TPU Mekarsari Cilegon Hanguskan Lahan 1 Hektare

Minggu, 14 Juni 2026 13:49
Personel Pasar Kemis saat melakukan patroli, Minggu 14 Juni 2026 dini hari.

Polsek Pasar Kemis Intensifkan Patroli Mobile, Antisipasi Tindak Kejahatan

Minggu, 14 Juni 2026 13:38
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Tahan Imbang Brasil 1-1 Laga Pembuka Grup C

Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Tahan Imbang Brasil 1-1 Laga Pembuka Grup C

Minggu, 14 Juni 2026 11:17
Ratusan Warga Antusias Donor Darah di UDD PMI Pandeglang

Ratusan Warga Antusias Donor Darah di UDD PMI Pandeglang

Minggu, 14 Juni 2026 11:02
HUAWEI MatePad Mini Segera Hadir di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dengan Layar Flexible OLED PaperMatte

HUAWEI MatePad Mini Segera Hadir di Indonesia, Tablet Mini Tertipis dengan Layar Flexible OLED PaperMatte

Minggu, 14 Juni 2026 10:47

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Acara saremonial penyerahan tanda batas tanah wakaf yang dilakukan BPN Banten di Kota Serang (Dok BPN Banten)

Kanwil BPN Banten : Masih Ada 7 Ribu Tanah Wakaf Belum Bersertipikat

by Yusuf Permana
Minggu, 14 Juni 2026 14:38

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten mencatat masih ada sekira 6 ribu hingga 7...

Petugas DPKP Kota Cilegon memadamkan kebakaran ilalang di area TPU Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Sabtu 13 Juni 2026.

Kebakaran Ilalang di TPU Mekarsari Cilegon Hanguskan Lahan 1 Hektare

by Adam Fadillah
Minggu, 14 Juni 2026 13:49

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID - Kebakaran ilalang terjadi di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Link Sukamaju, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon,...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak