Calon yang berpasangan dengan Rano Karno tersebut menjelaskan, pasar tradisional menjadi urat nadi perekonomian daerah. Oleh karena itu, butuh penataan dan peningkatan kemampuan pedagannya agar bisa bersaing dengan pasar modern.
“Bagaimana pun pasar tradisional itu urat nadinya perekonomian masyarakat. Jangan sampai kalah bersaing dengan pasar modern,” ujar Embay saat mengunjungi pasar tradisional Ciledug, Kota Tangerang, Senin (14/11).
Menurut Embay, untuk menciptakan pasar tradisional yang nyaman, bersih, dan mempunyai daya saing yang tinggi, perlu peran bersama antara masyarakat selaku pelaku usaha di pasar, pembeli, dan pemerintah selaku pemegang kebijakan.
Embay melanjutkan, jika pedagang dan pembeli berperan menjaga suasana jual beli yang nyaman, pemerintah sebagai pemegang kebijakan, memiliki peran untuk menjaga stabilitas harga. “Kalau tugas pemerintah harus menjaga agar suplai barang dan lancar, karena kalau barang kurang menjadi mahal dan menjadi inflasi. Dan itu tugas pemerintah,” katanya.
“Di samping itu, kalau pedagang butuh jaminan kita punya Bank Banten yang bisa diberdayakan. Pada umumnya mereka kurang jaminan, karena saya di dunia usaha juga berangkatnya dari nol. Nah ketika mereka butuh jaminan ada Jamkrida yang juga punya pemerintah,” tambahnya.
Sebelum ke pasar Ciledug, Embay ikut menghadiri Rakercabsus DPC PDIP Kota Tangerang. Kemudian, perjalanan dilanjutkan ke deklarasi warga Kampung Poncol, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karangtengah, Kota Tangerang. Selain deklarasi, Embay juga melakukan dialog dan mendengar keluhan warga setempat. (Bayu)









