CILEGON – Meski arus libur Natal dan Tahun Baru masih sebulan lagi, Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon telah melakukan sejumlah persiapan. Kepala TTM Roby Hidayat memprediksi akan ada lonjakan penumpang yang mencapai sekira 30 persen dari hari biasanya, Rabu (23/11).
“Meski tidak seramai arus mudik Lebaran Idul Fitri, tapi kita tetap antisipasi. Arus libur Natal dan Tahun Baru, kita prediksi akan ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 20 hingga 30 persen,” ujar Roby.
Roby mengungkapkan, pada hari biasanya, umumnya jumlah penumpang di TTM Kota Cilegon mencapai antara 1.500 sampai 2.000 orang. Antisipasi terjadinya penumpukan penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru, TTM telah menyiapkan sebanyak 520 armada bus yang akan dioperasionalkan.
“Yang tercatat, kita siapkan 520 armada yang dioperasionalkan. Itu belum termasuk bus cadangan jika memang diperlukan,” katanya.
Sementara itu, Staf Tata Usaha TTM Cilegon, Iwan Yuhendra mengaku akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak pada arus Natal dan Tahun Baru. Antara lain PT ASDP Merak, ASDP Bakaukeni, kepolisian, dan terminal-terminal yang ada di Jakarta.
“Kalau ada lonjakan, akan ada skenario yang dijalankan salah satunya komunikasi dengan pihak ASDP Bakauheni dan Merak. Serta kepolisian. Dan terminal-terminal lainnya untuk meminta percepatan kedatangan bus. Dari terminal sepi penumpang akan diperbantukan ke terminal padat penumpang,” ucapnya. (Riko)









