slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Love Story: Rezeki Seret, Istri Sepet

Redaksi by Redaksi
17-03-2017 10:32:05
in Berita Utama, Umum
Love Story

Ilustrasi Love Story (Dok: RB)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SUDAH jatuh tertimpa tangga. Mungkin peribahasa ini cukup untuk menggambarkan kisah Bogel (36), bukan nama sebenarnya. Gara-gara terjerumus pergaulan tidak mendidik, yakni jatuh pada sekumpulan orang yang gemar bermain judi, pria bertubuh kurus ini selain rezekinya yang makin seret, juga ditinggalkan sang istri, sebut saja Icah (32) karena tak tahan dengan tingkah Bogel yang tidak ada kapoknya.

Bahkan, statusnya sebagai karyawan di perusahaan pun terancam. Hal itu tak lain, akibat terlalu menumpuknya utang Bogel di mana-mana, baik ke perbankan maupun ke rentenir. Sepertinya juga Bogel sudah mengangkat bendera putih alias sudah tak sanggup lagi membayarnya.

Baca Juga :

Love Story: Kejar Target Malah Meleset

Love Story: Suami Pembohong, Untung Banyak Warisan

Love Story: Kebablasan, Gagal Dapat Suami Idaman

Love Story: Mengelabui Istri, Pura-pura Kerja Rodi

Tak sampai di situ, akibat perilaku buruknya yang suka bertindak kasar, Bogel juga mulai dijauhi keluarga. Dia mulai diasingkan oleh tetangga bahkan kerabatnya, berasa hidup sebatang kara. Menyadari hal itu, Bogel pun kini hanya bisa meratapi penyesalan. “Saya saranin, sebaiknya jangan sampai kenal yang namanya judi. Kalau sudah terjerumus, cepet tinggalin. Cari nafkah tambahannya yang halal. Enggak ada di kamus, orang berubah kaya gara-gara judi, nonsens,” ucapnya. Dengan sekelumit nasihat itu, Bogel seolah seorang ustaz atau ulama.

Pengalaman pahitnya membina rumah tangga mulai dijadikan Bogel sebuah renungan. Bogel sadar bahwa semua yang terjadi gara-gara ia mengais rezeki tambahan dengan cara tidak halal. Sejak mengenal judi, perilaku Bogel yang memang pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren itu mulai tak keruan.

Bagaimana istri tidak sewot, semua barang berharga yang ada di rumah sampai ludes dijual Bogel. Tentunya semua itu hanya untuk memenuhi hasratnya bermain kartu gaple tanpa mengenal waktu. Jika istri melarang, Bogel marah karena merasa bahwa semua barang di kontrakan merupakan hasil jerih payahnya. “Saya akui dulu saya egois makanya wajar istri langsung kabur. Tapi, sekarang saya sudah berubah, sudah cari rezeki yang halal. Insya Allah, duit sekarang berkah,” tegasnya.

Bogel sadar bahwa perilaku yang dijalaninya dulu tak sesuai hati nurani. Namun, kesulitan ekonomi memaksa Bogel terjun ke dunia judi. Terhipnotis dengan kemenangan pertama ketika coba-coba bermain judi, akhirnya ketagihan. Awalnya, Bogel hanya ikut menonton saja. Lama-lama merasa ingin memiliki banyak uang, mulai termakan rayuan para pemain setelah terkesima melihat tumpukan uang di depan mata. Tak sadar, kalau yang akan dijalani Bogel mengandung risiko tinggi. Selain menjadi buruan polisi, juga kegiatan saling lempar kartu secara bergantian itu, paling dimurka istri dan agama.

Benar saja, Bogel kena batunya. Awal-awal saja Bogel sering menang. Situasi itu membuat Bogel semakin bersemangat mencari uang tambahan agar terus dapat meningkatkan taruhan. Ow ow ow. Terlalu keasyikan bermain judi, tak jarang Bogel lupa pulang. Mending pas pulang membawa sebongkah berlian. Permainan judi yang dimainkan Bogel selalu berakhir dengan kekalahan. Ujung-ujungnya setiap pulang tanpa membawa segenggam uang. Kondisi itu membuat istri dan anak-anaknya yang menjadi korban. “Benar, dulu enggak kerasa main-main saja, tiba-tiba duit habis begitu saja. Pulang kebingungan, soalnya duit sudah enggak pegang. Sampai lupa anak istri,” keluhnya. Namanya juga lagi kesetanan, pasti pura-pura lupa ingatan.

Sejak mengenal judi itu pula, rezeki Bogel makin seret. Suasana di tempat kerja juga mulai tidak kondusif. Hal itu lantaran Bogel sering tidak masuk kerja dengan alasan sakit, kalau tidak ada keperluan keluarga. Sejak itu, kerjaan Bogel hanya ke sana kemari sekadar mencari utangan untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya.

Tak terasa, utangnya semakin lama semakin menumpuk sehingga sudah tidak ada satu pun yang percaya Bogel. Tentu saja situasi itu membuat kehidupan rumah tangga Bogel dan Icah semakin ruwet. Padahal, kehidupan rumah tangga Bogel dan Icah dulu diliputi kebahagiaan. Hidup semakin sempurna tatkala Bogel dikaruniai dua anak laki-laki, meski masih tinggal di sebuah kontrakan karena terbebas dari utang.

“Sekarang semuanya tinggal kenangan. Rezeki makin seret, istri juga sepet. Di rumah bawaannya manyun saja. Sudah enggak mau melayani di ranjang juga,” kesalnya. Ya iyalah. Kasih makan juga kagak, pengin enaknya saja.

Puncaknya, Bogel ditinggalkan Icah yang merasa tak tahan dengan perilakunya. Lebih pedih lagi, kedua anaknya ikut istrinya. Bogel pun kini kembali menumpang di rumah orangtua dan mulai menyesali perbuatannya. Ia mulai sadar ketika ditinggalkan anak istri mulai merasa kesepian.

“Cerai sih belum. Tapi, gugatan sudah masuk sampai ke pengadilan agama. Semua itu gara-gara saya terpancing emosi sampai menampar istri makanya istri marah besar waktu itu sampai pergi dari kontrakan,” ungkapnya. Oh pantas.

Menyesali perbuatannya, Bogel kini secara perlahan mulai mendalami lagi ilmu agama. Bogel kembali bekerja secara normal sebagai karyawan di perusahaan. Bogel mencoba bertahan meski di bawah kendali outsourcing. Namun, di luar dia mampu mencari dana tambahan mulai dari menjadi tukang ojek, buruh serabutan, sampai bisnis jual beli tanah, kendaraan, hingga elektronik.

“Alhamdulillah, rezeki ada saja. Saya mulai tutupi utang dikit-dikit. Ke anak tetap kasih nafkah. Insya Allah, sekarang mah insaf,” akunya. Mudah-mudahan, amin. (Nizar S/Radar Banten)

Tags: Love Story Maret
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Jokowi Ingin Palangka Raya Jadi Ibu Kota Pemerintahan

Next Post

Sidang Gugatan Pilgub Banten Tak Dihadiri Paslon

Related Posts

Love Story
Berita Utama

Love Story: Kejar Target Malah Meleset

by Redaksi
Senin, 3 April 2017 11:04

SEBELUM menginjak usia 30, Yeye, bukan nama sebenarnya, sudah memiliki target. Seperti kebanyakan wanita lain, Yeye ingin mengakhiri masa lajangnya...

Read moreDetails

Love Story: Suami Pembohong, Untung Banyak Warisan

Love Story: Kebablasan, Gagal Dapat Suami Idaman

Love Story: Mengelabui Istri, Pura-pura Kerja Rodi

Love Story: Ampun, Suami Konyol Enggak Ketolongan

Love Story: Senang Dipuji, Susah Dicaci Maki

Love Story: Suamiku Malas, Suamiku Bablas

Love Story: Sering Bad Mood, Apa ‘Jajan’ Saja Gitu?

Love Story: Pengin Nakal kok Tunggu Istri Melahirkan

Love Story: Membantah, Tidak Ada Jatah

Next Post

Sidang Gugatan Pilgub Banten Tak Dihadiri Paslon

Mobil Pegawai Bank BTN Ditabrak Kereta, Korban Selamat

Mobil Pegawai Bank BTN Ditabrak Kereta, Korban Selamat

15 Menit Ditinggal, Bayi di Tembong Hilang dari Kamarnya

Terkait Bayi Firda, Polisi: Ada Dugaan Kematian Tak Wajar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Warga Curug Antusias Sambut Operasional Exit Tol KM 25

Warga Curug Antusias Sambut Operasional Exit Tol KM 25

Rabu, 10 Juni 2026 07:14
LAN RI: PKN Tingkat II Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Birokrasi Adaptif

LAN RI: PKN Tingkat II Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Birokrasi Adaptif

Rabu, 10 Juni 2026 07:11
Pemkot Serang Data Rumah yang Berubah Fungsi untuk Kejar PBG

Pemkot Serang Data Rumah yang Berubah Fungsi untuk Kejar PBG

Rabu, 10 Juni 2026 06:50
BPSDMD Banten Targetkan Lahirnya Pemimpin Adaptif melalui PKN Tingkat II 2026

BPSDMD Banten Targetkan Lahirnya Pemimpin Adaptif melalui PKN Tingkat II 2026

Rabu, 10 Juni 2026 06:44
Tujuh Dapur MBG di Lebak Berhenti Beroperasi, Ini Penyebabnya

Tujuh Dapur MBG di Lebak Berhenti Beroperasi, Ini Penyebabnya

Rabu, 10 Juni 2026 06:35
Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Rabu 10 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Pandeglang Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Rabu 10 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Pandeglang Berpotensi Hujan Ringan

Rabu, 10 Juni 2026 06:24
Warga Curug Antusias Sambut Operasional Exit Tol KM 25

Warga Curug Antusias Sambut Operasional Exit Tol KM 25

Rabu, 10 Juni 2026 07:14
LAN RI: PKN Tingkat II Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Birokrasi Adaptif

LAN RI: PKN Tingkat II Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Birokrasi Adaptif

Rabu, 10 Juni 2026 07:11
Pemkot Serang Data Rumah yang Berubah Fungsi untuk Kejar PBG

Pemkot Serang Data Rumah yang Berubah Fungsi untuk Kejar PBG

Rabu, 10 Juni 2026 06:50
BPSDMD Banten Targetkan Lahirnya Pemimpin Adaptif melalui PKN Tingkat II 2026

BPSDMD Banten Targetkan Lahirnya Pemimpin Adaptif melalui PKN Tingkat II 2026

Rabu, 10 Juni 2026 06:44
Tujuh Dapur MBG di Lebak Berhenti Beroperasi, Ini Penyebabnya

Tujuh Dapur MBG di Lebak Berhenti Beroperasi, Ini Penyebabnya

Rabu, 10 Juni 2026 06:35
Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Rabu 10 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Pandeglang Berpotensi Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Rabu 10 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Pandeglang Berpotensi Hujan Ringan

Rabu, 10 Juni 2026 06:24

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga Curug Antusias Sambut Operasional Exit Tol KM 25

Warga Curug Antusias Sambut Operasional Exit Tol KM 25

by Mulyadi
Rabu, 10 Juni 2026 07:14

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang menyambut positif rencana beroperasinya Exit Tol Jakarta-Tangerang KM 25...

LAN RI: PKN Tingkat II Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Birokrasi Adaptif

LAN RI: PKN Tingkat II Jadi Kunci Mencetak Pemimpin Birokrasi Adaptif

by Yusuf Permana
Rabu, 10 Juni 2026 07:11

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Percepatan perubahan di berbagai sektor menuntut birokrasi memiliki pemimpin yang adaptif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak