SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Banten semakin percaya diri jelang tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Layar 2017 yang akan digelar medio April. Kepercayaan diri tersebut muncul seiring dengan prestasi yang diraih cabor layar pada PON XIX Jawa Barat 2016 dengan lima keping medali, yakni satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.
Keberhasilan tersebut akan dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada Kejurnas 2017. Bahkan Pengprov Porlasi Banten berani menargetkan melampaui capaian PON XIX karena skuat yang akan diterjunkan masih sama dengan yang diturunkan pada PON XIX.
Pengprov Porlasi Banten telah menyiapkan 11 atlet pada Kejurnas 2017. Ke-11 atlet yang digembleng, yakni Naufal Arsa-Bayu Prassetya (Int 420), Fadli Faisal (RS One Marathon Open), Ridwal-Ambri (Hobbie 16 Open), Haikal Yaqzan (Laser 4,7 Boy), Febri Brahmatajati (Laser Standar Open), Asep Irawan (RSX Man), Rizky Maulida Rachim-Farah Diba (Int 420), Ratiah (RS-One), dan Amelya Putri Utami (RSX Women).
Ketua Pengprov Porlasi Banten Asep Yusuf Syahrir mengatakan, kekuatan tim layar Banten pada Kejurnas 2017 sangat solid. Ratiah yang notabene peraih medali emas PON XIX dari kelas RS One diprediksi mampu mempertahankan prestasi tersebut.
“Bayu Prassetya (Int 420) dan pasangan Ridwal-Ambri (Hobbie 16 Open) yang pada PON lalu meraih medali perak, di kejurnas nanti kami targetkan medali emas. Sedangkan dua medali perunggu pada PON lalu yang dipersembahkan pasangan Rizky Maulida Rahim dan Farah Diba (Int 420 putri) dan Fadli Faisal (RS One Marathon Open), kami targetkan menjadi medali perak,” kata Asep kepada Radar Banten melalui sambungan telepon, Selasa (28/3).
Asep menambahkan, target tinggi yang diusung Porlasi Banten bukan untuk membebani atlet. Namun sebaliknya, untuk meningkatkan motivasi atlet agar semakin meningkatkan kualitas dan prestasi. “Bila Ratiah cs mampu tampil konsisten, tidak mustahil tiga keping medali emas mampu dibawa pulang. Selain target di atas, kami juga punya senjata rahasia untuk mencuri medali emas lainnya dari pasangan junior, Rizky Maulida Rachim-Farah Diba (Int 420),” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Layar Banten Sugiono menyatakan, pada kejurnas nanti, Pengprov Porlasi tidak hanya mengusung target medali emas. Akan tetapi juga menargetkan atlet lolos menuju pemusatan pelatihan nasional (pelatnas).
“Rencananya, pada tahun 2017, pengurus besar (PB) Porlasi akan menggelar dua kali kejurnas. Selain April nanti, rencananya kejurnas akan digelar pada Agustus 2017. Ajang kejurnas ini dimanfaatkan PB untuk menyeleksi atlet menuju Pelatnas jangka panjang. Sebagai persiapan Asian Games XVIII Indonesia 2018. Mudah-mudahan atlet Banten mampu bersaing menuju pelatnas,” ucapnya. (Andre AP/Radar Banten)









