SERANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Banten optimistis tahun ini mampu menabah 160 ribu peserta baru, baik dari tenaga kerja sektor formal maupun informal.
“Masih banyak sekali tenaga kerja yang belum terkaver,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Teguh Purwanto saat berkunjung ke kantor DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Banten, di kompleks perkantoran Kota Serang Baru, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (29/3).
Tegus Purwanto menyebutkan, tahun 2016 jumlah peserta sebanyak 960 ribu, terdiri atas tenaga kerja formal dan informal. Sementara tenaga kerja yang belum menjadi peserta sangat banyak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angkatan kerja di Banten di atas 5,4 juta dan yang bekerja di sektor formal sekira 2,3 juta. Sedangkan, jumlah tenaga kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)Provinsi Banten sekira 1,5 juta.
Untuk itu, kata Teguh, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan kualitas layanan. Ia mencontohkan layanan terbaru yang dilakukan yaitu mengobati pekerja yang mengalami kecelakaan kerja. Pengobatan luka bakar dengan dana mencapai Rp1,5 miliar, 100 persen ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, kata dia, pihaknya terus melakukan kolaborasi dengan stakholder, dengan mendorong pembuatan perwal (peraturan walikota) dan perbup (peraturan bupati) sehingga optimistis target bisa dicapai.
Kepala Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Didin Haryono mengatakan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan mandatori negara, yang sepatutnya mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. “Program BPJS merupakan program pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, mestinya didukung dengan regulasi tambahan berupa perda, pergub dan perwal,” katanya.
Ketua DPD SPN Banten Ahmad Saukani mengungkapkan, saat ini SPN memiliki 120 ribu anggota. Pihaknya terus berupaya mengajak anggotanya agar terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Sebanyak 80 persen anggota kita sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini pengurus di kabupaten kota tengah melakukan verifikasi kembali kepesertaan,” katanya. (Fauzan Dardiri)









