• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Kosmetik Abal-abal Bisa Sebabkan Kanker Kulit

Redaksi by Redaksi
Kamis, 20 April 2017 14:58
in Berita Utama, Kesehatan, Umum
Waspada Kosmetik Abal-abal!

PEMAKAIAN berbagai produk kosmetik ilegal atau kosmetik yang tidak terdaftar peredarannya di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bisa berdampak pada kesehatan kulit. Yang paling ekstrem, kanker kulit.

Bahaya penggunaan kosmetik abal-abal ini diungkapkan oleh ahli estetika di Klinik Kecantikan London Beauty Centre dr Rifki Andika, Rabu (19/4). “Kanker kulit biasanya terjadi tanpa ada gejala. Orang awam akan sulit mengenalinya,” kata dr Rifki. Dampak penggunaan kosmetik abal-abal pada kesehatan lainnya adalah iritasi atau perih dan peradangan pada kulit.

RelatedPosts

Keterbukaan informasi publik Kota Serang

Pemkot Serang Naik Peringkat Keterbukaan Informasi Publik

Jumat, 6 November 2026 21:59
warga Pandeglang luka berat akibat gigitan buaya

Warga Cigeulis Tangkap Buaya Betina Sepanjang 2,5 Meter

Jumat, 6 November 2026 21:41
KPU Pandeglang Juara se-Banten

KPU Pandeglang Juara 1 Keterbukaan Informasi se Banten

Jumat, 6 November 2026 21:34
industri kopi dan susu

Industri Kopi dan Susu Hadapi Tantangan Kemasan Pascakonsumsi

Jumat, 6 November 2026 21:26

Saat ini, penggunaan kosmetik khususnya krim ilegal, masih marak di kalangan masyarakat. Menurut dr Rifki, golongan masyarakat pengguna kosmetik abal-abal ini adalah menengah ke bawah.

Jenis kosmetik abal-abal yang paling banyak digemari adalah krim pemutih kulit. Sehingga wajar, kosmetik ilegal jenis ini yang paling banyak beredar di masyarakat. Kehadirannya tak lepas dari keinginan para wanita untuk tampil lebih menarik dengan kulit wajah putih dalam waktu singkat.

Peredaran kosmetik abal-abal juga mudah ditemukan. Wanita penggunanya mudah membelinya di pasar, online, dan testimoni pengguna lain. Pembelian produk krim pemutih wajah lewat online, kata dr Rifki, lebih berbahaya karena kandungan produknya tidak diketahui.

Lelaki kelahiran Jogjakarta, 1 Mei 1988, itu meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilih produk kosmetik khususnya krim untuk wajah. Ia tidak menampik, mayoritas wanita menginginkan kulit yang putih dan cerah. “Sebaiknya sebelum penggunaan dilakukan, konsultasikan pada dokter kulit atau ahli estetika,” sarannya.

Ia menjelaskan, pemakaian kosmetik khususnya krim tidak bisa sembarangan. Pemakaiannya harus disesuaikan dengan jenis kulit.

Krim pemutih kulit yang cocok bisa diketahui lewat konsultasi kepada dokter kulit atau ahli estetika. Hal itu penting karena ada kulit normal, berminyak, dan berjerawat. “Setelah diketahui jenis kulitnya, baru diberikan krim hasil racikan dokter,” jelasnya.

Krim kulit pemutih wajah hasil racikan itu, ungkap dr Rifki, disesuaikan hasil analisa dokter. Beberapa kandungan yang ada dalam krim racikan dokter yang sudah diuji BPOM, antara lain, merkuri. Kandungan zat kimia ini tidak boleh lebih dari lima persen. Kadarnya pun harus sesuai dengan jenis kulit penggunanya.

Krim pemutih juga wajib mengandung vitamin A (untuk mencegah penuaan), vitamin C (untuk mencerahkan kulit), dan steroid (untuk mencegah peradangan kulit). “Misalnya kalau kulit berjerawat, ada tambahan antibiotik,” tambahnya.

Pemakaian produk kosmetik abal-abal, khususnya krim, bisa diketahui dari gejala awal minimal satu hari pasca pemakaian. Jika kulit wajah terasa pedih dan terjadi pengelupasan serta peradangan, krim yang digunakan dipastikan abal-abal.

“Untuk itu, masyarakat harus cerdas sebelum menggunakan produk kosmetik apa pun,” imbau lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Menurut dr Rifki, ada cara yang paling sederhana untuk membedakan kosmetik asli atau abal-abal. Krim abal-abal itu label kemasannya tidak mencantumkan izin edar dari BPOM. “Selanjutnya adalah kandungan dari produk kosmetik tersebut,” tuturnya.

Soal harga, kosmetik asli dan abal-abal, dr Rifki menyatakan, sebenarnya tidak jauh berbeda. Kalaupun ada perbedaan harga, hanya sedikit. Di Klinik Kecantikan London Beauty Centre misalnya, untuk satu paket berisi krim pagi, krim malam, sabun, dan toner, wanita yang ingin tampil cantik cukup membayar Rp300 ribu.

“Sebaiknya pilih yang asli, jangan yang abal-abal,” imbaunya.

Ia menceritakan pengalamannya menangani pasien. Beberapa pasiennya datang dengan berbagai keluhan kulit wajah, mulai dari flek hingga berjerawat. Menurutnya, keluhan itu akibat penggunaan krim pemutih tanpa konsultasi dengan dokter. “Karena pemakaian harus disesuaikan dengan kondisi kulit,” tegasnya. (Susi K/Radar Banten)

Tags: Kosmetik palsu
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Nasib Honorer K-1 Jadi PR Gubernur Terpilih

Next Post

Banten Siapkan Delapan Perenang pada Kejurnas KU 17

Next Post
Banten Siapkan Delapan Perenang pada Kejurnas KU 17

Banten Siapkan Delapan Perenang pada Kejurnas KU 17

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Keterbukaan informasi publik Kota Serang

Pemkot Serang Naik Peringkat Keterbukaan Informasi Publik

by Nahrul Muhilmi
Jumat, 6 November 2026 21:59
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berhasil memperbaiki posisi dalam pemeringkatan keterbukaan informasi publik tingkat Provinsi Banten. Pada 2026,...

warga Pandeglang luka berat akibat gigitan buaya

Warga Cigeulis Tangkap Buaya Betina Sepanjang 2,5 Meter

by Purnama Irawan
Jumat, 6 November 2026 21:41
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Warga melakukan penangkapan seekor buaya betina berwarna hitam sepanjang 2,5 meter di Muara Cicamara, Desa Banyuasih, Kecamatan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.