SERANG – Pedagang kaki lima (PKL) yang berada di area wisata ziarah dan cagar budaya Banten Lama akan direlokasi ke tempat lain yang masih berada di area wisata unggulan di Kota Serang tersebut.
Mewakili Kenadziran Banten, Tb Abbas Wase menjelaskan, ribuan PKL yang selama ini berada di jalan masuk menuju area ziarah, menara Banten Lama, dan Masjid Agung Banten Lama akan direlokasi ke Kampung Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan.
“Itu tidak jauh, PKL nya sendiri kurang lebih berjumlah seribu PKL,” ujar Tb Abbas Wase, Jumat (14/7).
Menurut Abbas, lahan yang akan digunakan untuk para pedagang kurang lebih seluas empat hektar. Kemungkinan akan disatukan dengan terminal. “Konsep saya, itu mestinya begitu para tamu masuk dan turun dari mobil, mereka lihat ada los makanan, los cendramata, ada lagi los buah-buahan. Saat lapar ke los makanan,” ujarnya.
Para pedagang pun menurut keterangan Abbas telah siap direlokasi. Itu diketahui setelah pihak kenadziran berkomunikasi dengan para pedagang. “Sebenarnya dari dulu mereka sudah siap, cuma belum ada lahannya. Ke saya mereka pun mengaku telah mengotori kesultanan, tapi karena belum ada lahan mereka tetap berdagang, kalau sekarang, lahan sudah ada, mereka siap,” katanya.
Sementara itu, salah satu pedagang, Sarifudin mengungkapkan hal yang sama dengan Abbas. Menurutnya, pedagang siap jika harus dipindahkan, namun dengan syarat tempat tersebut ramai dilewati para peziarah atau wisatawan.
“Pernah dipindahin, cuma dulu tempatnya sepi, banyak pedagang yang bangkrut, bertahan dua tahun, langsung pindah lagi ke sini,” ujar Sarifudin menjelaskan.
Sarifudin mengaku lupa kapan relokasi pernah dilakukan, namun seingatnya, selama 26 tahun berdagang di Banten Lama, dirinya sudah merasakan dua kali relokasi.
Warga asli Mekar Jaya, Kabupaten Pandeglang ini berharap kebijakan pemerintah dalam penataan Banten Lama memberikan dampak baik kepada para pedagang. Karena, dari jualan itulah Sarifudin dan para pedagang lainnya bertahan hidup.
“Kalau sepi mah gimana. Kalau tempatnya kaya gini ramai kan, kita juga mau,” ungkapnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)








