slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tunjangan Fungsional Dihapus, Guru Dituntut Tingkatkan Kompetensi

Redaksi by Redaksi
14-07-2017 11:02:11
in Berita Utama, Featured, Pendidikan
Tunjangan Fungsional Dihapus, Guru Dituntut Tingkatkan Kompetensi

DIALOG: Suasana dialog dalam program Perspektif Banten yang diselenggarakan Banten Raya TV di studio utama, Graha Pena Radar Banten, Kamis (13/7). FOTO: FAUZAN/RADAR BANTEN

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan penghapusan tunjangan fungsional guru. Ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74/2008 tentang Guru dan PP Nomor 19/2017 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo awal Mei. Ke depan, guru dituntut harus lebih meningkatkan kompetensi.

Hal tersebut terungkap pada dialog dalam program Perspektif Banten yang diselengarakan Banten Raya TV dengan host Delfion Saputra di Graha Pena Radar Banten, Jalan Tubagus Suwandi, Lingkar Selatan, Lontarbaru, Kota Serang, Kamis (13/7).

Baca Juga :

Pemkab Lebak Kaji Pemberian Tunjangan Guru Madrasah

Kepala BPKAD Banten Pastikan Tambahan Penghasilan Guru Rp11,6 Miliar Segera Dibayarkan, Ini Waktunya!

Tunjangan Profesi Guru PAI Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta Per Bulan, Rapel Cair Mulai Januari 2025

Kemenkeu RI: Tunjangan Guru ASN Cair Bulan Ini, Langsung Masuk ke Rekening Pribadi

Anggota Dewan Pendidikan Banten Eko Endang Koswara menilai ada keprihatinan dengan adanya revisi peraturan pemerintah tersebut. Soalnya, memang pemerintah tidak bisa mengecilkan peran pendidikan swasta. Diakui atau tidak, peran serta pendidikan swasta sangat luar biasa. “Kalau saya melihat dalam PP tersebut tunjangan bagi guru swasta bukan hanya dihilangkan, tapi lebih pada tuntutan kualitas. Kalau dulu mudah, sekarang diperketat,” ujar Eko.

Mantan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten tersebut menjelaskan, revisi PP yang dilakukan pemerintah sebetulnya harus melihat dulu secara mendasar atas hilangnya tunjangan guru. Pemerintah menginginkan untuk meningkatkan kualitas guru. “Ini upaya perketatan. Di situ guru yang sudah memiliki register. Apabila sudah memenuhi sertifikasi, sudah pas. Mudah-mudahan tidak jomplang,” terangnya.

Respons terhadap perubahan PP tersebut, kata Eko, Dindikbud Banten langsung melakukan identifikasi ulang terhadap guru dengan mengeluarkan surat edaran. “Mudah-mudahan ini ada dorongan. Tapi, memang kita harus hilangkan dulu dikotomi negeri dan swasta. Padahal, sebetulnya pemerintah menyediakan ladang yang kualitasnya sama. Ini dapat dilihat dari hasil akreditasi sekolah,” kata Eko.

Di Banten, kata dia, insentif guru mencapai Rp900 ribu yang dikeluarkan melalui dana bantuan operasional sekolah daerah (bosda) yang diperuntukkan SMA/SMK per tahun. “Kalau seandainya swasta memiliki siswa yang banyak sehingga ini berdampak pada bosda. Mari kita membangun sinergi antara pemerintah dan pihak sekolah swasta. Termasuk masyarakat dituntut untuk memahami antara sekolah swasta dan negeri,” katanya.

Untuk itu, menurut Eko, untuk mengantisipasi hal tersebut, alokasi anggaran pendidikan 20 persen sesuai amanat undang-undang harus dipenuhi. “Memang semua penting, tapi memang perlu ada skala prioritas. Kalau seandainya pendidikan maju, saya yakin yang lain ikut maju. Saya yakin,” katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Banten Mahfudin mengatakan, penghapusan tunjangan bagi guru sangat merugikan. Apalagi, jumlah guru madrasah saat ini di Provinsi Banten yang berstatus swasta berjumlah sekira 36 ribu. “Ini sangat merugikan, bisa dikatakan kiamat,” katanya.

Menurut dia, saat ini untuk memberikan bantuan kepada guru melalui tiga jenis, yaitu melalui sertifikasi, fungsional, dan guru tertinggal. “Bagi guru madrasah, tunjangan fungsional bukan salah satu, tapi satu-satunya,” katanya.

Senada dikatakan Sekretaris Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Serang Candra Ramalus Malinkayo. Ia menjelaskan, peran guru berupaya keras dalam memberikan pendidikan kepada siswa. “Tentang peningkatan kualitas tentu kami dukung. Berbagai macam upaya harus dilakukan termasuk yang berkepentingan (pemerintah-red),” katanya.

“Tunjangan honorer tentu sangat membantu. Kami mendukung PP tersebut. Tapi, kami meminta jangan dihentikan (tunjangan-red),” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Banten Tb Saeful Bahri mengatakan, dirinya menilai dengan perubahan PP tersebut merupakan peringatan bagi guru. Artinya, guru jangan selalu menuntut hak, sementara kewajibannya tidak terpenuhi, yaitu peningkatan prestasi diri bagi guru. “Tunjangan sertifikasi guru seharusnya 14 persennya harus digunakan untuk meningkatkan kompetensi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum SMK Dindikbud Banten Oeng Roesliana mengatakan, dalam upaya peningkatan kompetensi guru ada beberapa indikator, yaitu kualifikasi, sertifikasi, pelatihan, dan untuk SMK pelatihan guru. “Saat ini Dindik melakukan pendataan ulang guru. Ini perlu dilakukan untuk peningkatan kualitasnya. SE (surat edaran) kita menginginkan supaya penataan data sehingga diambil keputusan datanya akurat karena memang honorer guru ada masuk K-1 dan K-2,” katanya.

Menurut dia, saat ini di Banten ada sekira 6.000 guru swasta, baik itu SMA maupun SMK dengan honor yang relatif kecil, yakni Rp300 ribu per bulan. Jika berkaitan dengan guru madrasah, tentu harus ada komunikasi antara Kemenag dengan Pemprov. “Harus secara graduated untuk menyelesaikan persoalan-persoalan. Kita optimistis ke depan karena memang respons Pak Gubernur sudah me-warning dan menitipkan harus menginventarisasi jumlah guru,” katanya. (Fauzan D/RBG)

Tags: Tunjangan Guru
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Transmart Cilegon Bangun 4 Lantai, Ada Bioskop dan Area Permainan

Next Post

Idap Penyakit Puluhan Tahun, Mantan Karyawan Hotel Gantung Diri

Related Posts

Pemkab Lebak Kaji
Berita Utama

Pemkab Lebak Kaji Pemberian Tunjangan Guru Madrasah

by Nurabidin
Kamis, 30 Oktober 2025 18:24

LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menyampaikan apresiasi kepada para guru madrasah. Mereka turut berkontribusi besar dalam meningkatkan mutu pendidikan...

Read moreDetails

Kepala BPKAD Banten Pastikan Tambahan Penghasilan Guru Rp11,6 Miliar Segera Dibayarkan, Ini Waktunya!

Tunjangan Profesi Guru PAI Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta Per Bulan, Rapel Cair Mulai Januari 2025

Kemenkeu RI: Tunjangan Guru ASN Cair Bulan Ini, Langsung Masuk ke Rekening Pribadi

Disnaker Tangsel Masih Tunggu Arahan Resmi Terkait Kenaikan Upah Minimum 6,5 Persen

Dugaan Potongan Tunjangan Guru PPPK di Kabupaten Tangerang, Begini Reaksi Aktivis Pendidikan

Tunjangan Guru ASN Kemenag Macet

Asyik! Pencairan Tunjangan Profesi Guru Dimajukan

Tiga Ribu Guru Tidak Tetap di Banten Belum Terkover Bosda

Ini Rencana Mendikbud yang Harus Diketahui Para Guru

Next Post
Idap Penyakit Puluhan Tahun, Mantan Karyawan Hotel Gantung Diri

Idap Penyakit Puluhan Tahun, Mantan Karyawan Hotel Gantung Diri

Juli, Baznas Lebak Salurkan Bantuan Senilai Rp 90 Juta

Juli, Baznas Lebak Salurkan Bantuan Senilai Rp 90 Juta

Lagi Asyik Berduaan di Kamar, Pintu Digedor Lalu Diangkut, Ah…

Lagi Asyik Berduaan di Kamar, Pintu Digedor Lalu Diangkut, Ah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Gelar SMBN 1 2026, UPN Veteran Yogyakarta Gandeng Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon

Gelar SMBN 1 2026, UPN Veteran Yogyakarta Gandeng Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon

Kamis, 18 Juni 2026 15:13
Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi menyampaikan surat balasan kepada Kadin Provinsi Banten pada Rabu 17 Juni 2026.

Kadin Cilegon : Kadin Banten Belum Menjawab Alasan Pembekuan Kepengurusan

Kamis, 18 Juni 2026 14:52
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berfoto bersama dengan para atlet usai penutupan POPDA XII Provinsi Banten bertempat Kota Cilegon, Rabu, 18 Juni 2026.

Bupati Pandeglang Apresiasi Semangat Juang Atlet Pandeglang

Kamis, 18 Juni 2026 14:21
Wali Kota Serang, Budi Rustandi saat tinjau Jalan Kenari.

Betonisasi Jalan Kenari Ditargetkan Rampung Dua Bulan

Kamis, 18 Juni 2026 14:13
Pabrik Chandra Asri. Foto : Radar Banten

Free Float TPIA Tembus 25,7 Persen, Analis Sebut Peluang Dana Besar Masuk Makin Terbuka

Kamis, 18 Juni 2026 14:01
Gubernur Banten Andra Soni saat mengambil rapor putranya di Tangsel (Biro Adpim Setda Banten)

Ambil Rapor Putranya, Gubernur Banten Ajak Ayah Aktif Terlibat dalam Pendidikan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 13:52
Gelar SMBN 1 2026, UPN Veteran Yogyakarta Gandeng Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon

Gelar SMBN 1 2026, UPN Veteran Yogyakarta Gandeng Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon

Kamis, 18 Juni 2026 15:13
Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi menyampaikan surat balasan kepada Kadin Provinsi Banten pada Rabu 17 Juni 2026.

Kadin Cilegon : Kadin Banten Belum Menjawab Alasan Pembekuan Kepengurusan

Kamis, 18 Juni 2026 14:52
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berfoto bersama dengan para atlet usai penutupan POPDA XII Provinsi Banten bertempat Kota Cilegon, Rabu, 18 Juni 2026.

Bupati Pandeglang Apresiasi Semangat Juang Atlet Pandeglang

Kamis, 18 Juni 2026 14:21
Wali Kota Serang, Budi Rustandi saat tinjau Jalan Kenari.

Betonisasi Jalan Kenari Ditargetkan Rampung Dua Bulan

Kamis, 18 Juni 2026 14:13
Pabrik Chandra Asri. Foto : Radar Banten

Free Float TPIA Tembus 25,7 Persen, Analis Sebut Peluang Dana Besar Masuk Makin Terbuka

Kamis, 18 Juni 2026 14:01
Gubernur Banten Andra Soni saat mengambil rapor putranya di Tangsel (Biro Adpim Setda Banten)

Ambil Rapor Putranya, Gubernur Banten Ajak Ayah Aktif Terlibat dalam Pendidikan Anak

Kamis, 18 Juni 2026 13:52

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Gelar SMBN 1 2026, UPN Veteran Yogyakarta Gandeng Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon

Gelar SMBN 1 2026, UPN Veteran Yogyakarta Gandeng Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon

by Rajudin
Kamis, 18 Juni 2026 15:13

​CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Ratusan peserta memadati Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon di Taman Cilegon Indah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, pada...

Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup Kadin Kota Cilegon, Mulyadi Sanusi menyampaikan surat balasan kepada Kadin Provinsi Banten pada Rabu 17 Juni 2026.

Kadin Cilegon : Kadin Banten Belum Menjawab Alasan Pembekuan Kepengurusan

by Adam Fadillah
Kamis, 18 Juni 2026 14:52

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon menilai Kadin Provinsi Banten belum menjawab alasan penerbitan SK...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak