CILEGON – Masyarakat yang mengunjungi Pasar Kranggot Kota Cilegon berebut mendapatkan garam gratis yang disalurkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Kamis (24/8).
Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Cilegon, Ema Hermawati mengatakan pembagian garam secara cuma-cuma kepada masyarakat yang berlangsung tanpa melihat status sosialnya. “Sistem pengambilannya tidak melihat dari warga miskin atau kaya. Semua yang mau diberikan” ujarnya.
Dijelaskannya, setiap warga mendapatkan satu sampai dua plastik kemasan garam beryodium merk Kritsa yang telah mendapatkan standar nasional Indonesia (SNI) dengan setiap kemasannya seberat 200 gram. “Ini CSR dari PT Cheetham Garam Indonesia yang ada di Ciwandan, Cilegon. Perusahaan tersebut memberikan 400 ton garam yang kita siap bagikan,” katanya.
Kata dia, hari ini petugas Disperindag menggunakan dua unit kendaraan yang membagikan garam tersebut dengan sasarannya pasar tradisional di Pasar Kranggot, Cigading, Blok F, dan Merak serta Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat). “Kita sangat bersyukur dengan perhatian perusahaan. Apalagi saat ini harga garam sedang terbilang mahal,” ucapnya.
Sementara itu, Sri Wahyuni warga Bojonegara, Kabupaten Serang, yang turut merasakan CSR dari wilayah Kota Cilegon ini mengaku senang. Setiap warga yang telah menerima garam tersebut diberi tanda di jarinya dengan tinta berwarna biru. “Tadi tahu kalau ada pembagian garam ini dari pemberitahuan yang dipasang di depan pasar,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









