SERANG – Sebelum pembentukan klub sepak bola Banten, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten akan menggelar tunramen sepak bola Piala Gubernur pada November mendatang.
Kepala Dispora Provinsi Banten Deden Apriandhi menjelaskan, turnamen ini sekaligus sebagai ajang mencari bakat pemain sepak bola yang akan bermain untuk klub sepak bola Banten nanti.
“Untuk memilih Tim itu harus melalui turnamen, nanti dalam turnamen itu mempersiapkan talent scouting, itu pemandu bakat. Nanti dia yang menentukan si itu yang bagus,” ujar Deden kepada awak media, Jumat (29/9).
Untuk pemandu bakat, dijelaskan Deden, pihaknya akan bekerjasama dengan PSSI. Selama ajang turnamen tersebut, pemandu bakat dari PSSI akan memilih 25 orang dari seluruh klub yang ikut turnamen.
Dispora menargetkan ada 40 klub yang akan mengikuti turnamen tersebut. Turnamen akan dibuka bebas untuk klub manapun, baik amatiran maupun tidak.
“Justru kita berharap klub yang amatiran, biar kita bisa lihat bakat yang belum terekspose selama ini,” kata Deden.
Selain penyediaan pemandu bakat, Dispora pun akan bekerjasama dengan PSSI untuk proses pendaftaran. Nanti, klub di delapan kabupaten kota di Banten bisa mendaftar di PSSI serta Dinas Olahraga kabupaten kota.
Terkait anggaran, dijelaskan Deden, pihaknya sudah menyiapkan anggaran tersebut di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Banten. Sayangnya, untuk besaran anggaran, Deden enggan menyebutkan.
Setelah turnamen, selama enam bulan akan dilakukan pembinaan terhadap 25 pemain sepak bola pilihan tersebut. Setelah itu, dengan persetujuan Gubernur Banten Wahidin Halim, akan dibentuk klub resmi.
“Kalau selama pembinaan masih bisa menggunakan dana APBD, tapi kalau sudah jadi klub profesional, harus sendiri, itu tugas manajemen,” katanya.
Turnamen sepak bola Piala Gubernur ini sendiri rencananya akan digelar di lapangan Kopassus. Namun sampai saat ini masih dalam proses komunikasi dengan pihak Kopassus. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









